Beranda Daerah 11 Tim Mahasiswa FST UIN Walisongo Borong 11 Medali di Ajang Inovasi...

11 Tim Mahasiswa FST UIN Walisongo Borong 11 Medali di Ajang Inovasi Internasional Malaysia

Sebanyak 11 tim mahasiswa berhasil membawa pulang 11 medali dalam International Innovation & Invention Competition (IIICe) 2026 yang berlangsung di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo meraih 11 medali pada International Innovation & Invention Competition (IIICe) 2026 di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Rabu (5/8/2026). (Foto : Dok UIN Walisongo)
Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo meraih 11 medali pada International Innovation & Invention Competition (IIICe) 2026 di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Rabu (5/8/2026). (Foto : Dok UIN Walisongo)

SEMARANG, Jatengnews.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang di kancah internasional.

Sebanyak 11 tim mahasiswa berhasil membawa pulang 11 medali dalam International Innovation & Invention Competition (IIICe) 2026 yang berlangsung di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Rabu (5/8/2026).

Capaian tersebut diraih oleh mahasiswa yang berasal dari 10 program studi di lingkungan FST UIN Walisongo. Dari 11 medali yang diperoleh, dua di antaranya merupakan Gold Medal, lima Silver Medal, dan empat Bronze Medal.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan dan inovasi yang mampu bersaing dalam kompetisi tingkat internasional.

Dekan FST UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Fatah Syukur, M.Ag., mengapresiasi pencapaian para mahasiswa tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada dosen pembimbing serta jajaran pimpinan universitas yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan riset dan inovasi mahasiswa.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa, dosen pembimbing, serta dukungan penuh dari pimpinan universitas,” ujar Prof. Fatah Syukur.

Menurutnya, prestasi di ajang IIICe 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi FST, tetapi juga menjadi dorongan untuk semakin memperkuat budaya penelitian dan inovasi di lingkungan kampus.

Ia berharap keberhasilan mahasiswa di Malaysia dapat menjadi pemantik bagi sivitas akademika untuk menghasilkan lebih banyak karya inovatif yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Prestasi ini kami harapkan mampu mendorong lahirnya semakin banyak inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain memperkuat budaya riset, capaian tersebut dinilai memiliki arti penting dalam memperluas jejaring dan kolaborasi internasional yang tengah dikembangkan UIN Walisongo Semarang.

“Ini sekaligus memperkuat daya saing UIN Walisongo di tingkat global,” lanjut Prof. Fatah.

Ia menambahkan, keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi internasional tersebut sejalan dengan komitmen FST dalam mendukung agenda internasionalisasi UIN Walisongo, khususnya melalui peningkatan kualitas penelitian dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa.

“Semoga capaian ini tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan,” ujarnya.

“Tetapi menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan melalui riset yang berkualitas,” tambahnya.

Adapun dua Gold Medal berhasil diraih oleh tim yang masing-masing dipimpin Daffa Rizky Fadillah Akmal dan Fajar Aji Ramadhan bersama anggota timnya.

Lima tim lainnya sukses mendapatkan Silver Medal. Tim tersebut dipimpin Rabiatun Adwiyah, Laeli Nazilah, Muhammad Ainur Rofiq, Maulin Gissa Rizkiyanti, dan Naila Arzaq Talia.

Sementara itu, empat Bronze Medal diraih tim yang dipimpin Dimas Alfa Rizky, Vaza Muhammad Shidqi, Almadiyah Surya Saputri, serta Andi Ismail bersama anggota masing-masing.

Raihan tersebut menambah deretan prestasi mahasiswa FST UIN Walisongo sekaligus menunjukkan bahwa inovasi dan riset mahasiswa dari Semarang mampu tampil kompetitif di tingkat internasional.

Penulis  : Alif Nazzala Rizqi

Editor     : Jaka uswantara

Exit mobile version