
SEMARANG, Jatengnews.id – Korban penyebaran foto dan video pornografi hasil manipulasi Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan seorang mahasiswa berinisial IAM (20) mengalami trauma berat.
Korban, seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Solo, sempat tidak bisa tidur, menangis, hingga mengurung diri setelah mengetahui wajahnya dipasang pada tubuh telanjang dan disebarkan di media sosial.
Kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, mengatakan kliennya mengalami tekanan psikologis yang cukup berat usai mengetahui foto dan video palsu tersebut beredar.
“Korban stresnya setengah mati. Dia anak rumahan. Tahu kejadian itu justru dari temannya. Dia tidak bisa tidur, menangis, murung sekali,” kata Zainal di Mapolda Jawa Tengah.
Menurutnya, video yang beredar sepenuhnya merupakan hasil manipulasi AI dan tidak pernah terjadi dalam kehidupan korban.
“Semua itu palsu. Selama mereka berpacaran tidak pernah ada kejadian seperti yang digambarkan dalam video itu. Itu murni hasil manipulasi AI,” tegasnya.
Saat ini kondisi korban mulai membaik setelah mendapat pendampingan dan sudah kembali menjalani perkuliahan di Solo.
Zainal meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal kepada pelaku apabila terbukti bersalah agar penyalahgunaan teknologi AI tidak kembali terulang.
“Jangan sampai hanya karena putus cinta kemudian mengedit wajah mantan dipasang di badan telanjang. Ini harus menjadi efek jera,” ujarnya.
Selain korban yang telah melapor, Zainal menyebut sedikitnya ada tujuh perempuan lain yang diduga menjadi korban manipulasi foto menggunakan AI. Namun hingga kini baru satu orang yang berani melapor ke Polda Jawa Tengah.
Penulis : M Kamal
Editor : Jaka N