Beranda Daerah Sambut HUT RI, PLN UP3 Salatiga Berdayakan Perempuan Desa Sepakung Lewat Kopi...

Sambut HUT RI, PLN UP3 Salatiga Berdayakan Perempuan Desa Sepakung Lewat Kopi Woman Series

Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengembangkan potensi kopi lokal sekaligus memperkuat ekonomi desa

Srikandi PLN UP3 Salatiga menggelar Coffee Workshop bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sepakung, Kabupaten Semarang,
Pemberdayaan Srikandi PLN UP3 Salatiga terhadap komunitas Coffee Workshop bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sepakung, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). (Foto: dok/humas)

SALATIGA, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, Srikandi PLN UP3 Salatiga menggelar Coffee Workshop bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sepakung, Kabupaten Semarang, sebagai upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengembangkan potensi kopi lokal sekaligus memperkuat ekonomi desa.

Pelatihan yang berlangsung pada Rabu (5/8/2026) tersebut menghadirkan praktisi dari Strada Coffee Academy. Para peserta mendapatkan pembekalan secara menyeluruh, mulai dari pengenalan jenis-jenis kopi, teknik panen yang tepat, proses sortasi biji kopi berdasarkan kualitas, pengolahan pascapanen, hingga teknik pengemasan yang mampu meningkatkan nilai jual produk.

Melalui workshop ini, para anggota KWT tidak hanya dibekali keterampilan teknis dalam mengolah kopi, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya produk kopi lokal yang memiliki daya saing sekaligus menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Manager PLN UP3 Salatiga, Y.B. Wawan Dwi P, mengatakan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus PLN dalam menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami percaya perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian keluarga maupun desa. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, PLN berharap potensi kopi lokal Sepakung dapat berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Wawan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Program Srikandi PLN UP3 Salatiga, Saskia Indraswari, menjelaskan bahwa pendampingan tidak berhenti pada pelaksanaan workshop. PLN akan terus mendampingi kelompok perempuan tersebut dalam meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas merek, hingga memperluas akses pemasaran.

Menurut Saskia, salah satu hasil nyata dari program ini adalah hadirnya Kopi Sepakung Woman Series, produk kopi yang diolah oleh perempuan Desa Sepakung sebagai simbol kemandirian, kolaborasi, dan pemberdayaan perempuan.

“Kehadiran Kopi Sepakung Woman Series diharapkan menjadi identitas baru kopi lokal Sepakung sekaligus memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu peserta workshop, Dwi, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat. Selain memahami teknik pengolahan kopi yang benar, para peserta kini semakin percaya diri menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini kami bisa belajar banyak tentang kopi, mulai dari pengolahan hingga pengemasan. Kami juga senang dibantu mengembangkan produk Kopi Sepakung Woman Series. Terima kasih PLN,” tuturnya. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Exit mobile version