KARANGANYAR, Jatengnews.id – Harapan Surono untuk mencairkan tabungannya di BMT Alfa Dinar hingga kini belum terwujud. ASN di Sekretariat DPRD (Setwan) tersebut mengaku dana simpanannya sekitar Rp369 juta tidak dapat dicairkan sejak April 2025.
Kepada wartawan, Jumat (7/8/2026), Surono mengatakan telah menabung di BMT Alfa Dinar sejak 2006. Namun, ketika hendak mencairkan dana, ia mengaku terus mendapat kendala.
“Sejak April 2025 tidak bisa dicairkan. Dana itu saya butuhkan. Apalagi saya pegawai kecil,” ungkapnya.
Surono mengaku telah berulang kali mendatangi pihak BMT untuk menanyakan pencairan dana. Namun, menurut dia, pihak BMT menyampaikan kondisi keuangan pusat belum memungkinkan.
“Sudah berkali-kali nagih, tidak dapat. Alasannya dari pusat tidak ada uang,” katanya.
Besarnya dana yang tersimpan membuat persoalan tersebut menjadi beban tersendiri bagi Surono. Ia berharap BMT Alfa Dinar segera memberikan kepastian dan mengembalikan seluruh dana simpanannya.
“Harapannya uang saya dikembalikan semuanya. Utuh kalau bisa,” tegasnya.
Persoalan yang dialami Surono menambah daftar nasabah yang mengaku kesulitan mencairkan dana di BMT Alfa Dinar. Sebelumnya, persoalan serupa juga telah mendapat perhatian aparat kepolisian setelah adanya laporan dari nasabah yang mengaku tidak dapat menarik simpanannya.
Surono berharap persoalan tersebut segera mendapatkan penyelesaian konkret agar dana para nasabah dapat dikembalikan.
“Tabungan Rp369 juta itu merupakan hasil simpanan selama hampir dua puluh tahun. Saya berharap ada penyelesaian konkret sehingga dana nasabah dapat dicairkan,” tandasnya.
Tidak hanya Surono, sejumlah nasabah lain juga mengaku mengalami persoalan serupa. Nilai dana yang belum dapat dicairkan bervariasi, bahkan ada yang mencapai Rp1,4 miliar hingga Rp2 miliar.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N
