Beranda Daerah Tanamkan PHBS Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Sidomulyo 02...

Tanamkan PHBS Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Sidomulyo 02 Belajar Lewat Praktik Langsung

Melalui lagu edukasi, simulasi cuci tangan, hingga praktik memilah sampah, mahasiswa KKN menghadirkan pembelajaran kesehatan yang interaktif dan mudah dipahami siswa.

KKN UIN WS gelar sosialiasi phbs
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 110 gelar sosialisasi (PHBS) di IV SDN Sidomulyo 02 di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jumat (31/07/26) (Foto: Dok KKN).

Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 110 menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa kelas IV SD Negeri Sidomulyo 02, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini melalui edukasi yang interaktif dan praktik langsung.

Sosialisasi tersebut merupakan program kerja Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN UIN Walisongo. Mahasiswa mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan diri sekaligus kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.

Kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN, kemudian dilanjutkan penyampaian materi mengenai pengertian PHBS serta manfaat penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Salah satu materi utama yang diberikan adalah pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebagai langkah efektif mencegah penyebaran penyakit. Mahasiswa juga menjelaskan waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain.

Agar lebih mudah dipahami, siswa diajak menyanyikan lagu cuci tangan sambil mempraktikkan enam langkah mencuci tangan yang benar. Suasana kelas berlangsung meriah karena seluruh siswa mengikuti gerakan dengan penuh antusias.

Selain itu, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan menggosok gigi secara rutin setelah sarapan dan sebelum tidur. Siswa juga diajak membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Materi berikutnya membahas etika batuk dan bersin yang benar, yakni menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau bagian dalam siku untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit di lingkungan sekolah.

Sebagai bentuk penguatan materi, mahasiswa mengajak siswa mempraktikkan pemilahan sampah organik dan anorganik menggunakan dua tempat sampah sederhana yang telah diberi label sesuai jenisnya. Para siswa bergantian mengelompokkan berbagai contoh sampah sambil berdiskusi mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti praktik cuci tangan, menyanyikan lagu edukasi, hingga mencoba memilah sampah secara langsung.

Melalui sosialisasi ini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap siswa SDN Sidomulyo 02 dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan gigi, menerapkan etika batuk dan bersin, serta memilah sampah diharapkan menjadi budaya positif yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN Posko 110
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version