UNGARAN, Jatengnews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 119 Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 resmi menuntaskan rangkaian pengabdian kepada masyarakat di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menghadirkan sejumlah program multidisiplin yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana tanah longsor. Program tersebut dikembangkan melalui pendekatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi.
Desa Kalongan yang memiliki potensi bencana tanah longsor menjadi lokasi yang mendorong mahasiswa untuk menghadirkan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai kegiatan pun dirancang secara kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, perangkat dusun, kelompok masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Sejumlah program yang telah dilaksanakan antara lain edukasi mengenai karakteristik wilayah rawan longsor dan langkah-langkah mitigasi bencana, pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), edukasi evakuasi korban, hingga pengenalan pangan darurat.
Tak hanya berfokus pada edukasi kebencanaan, mahasiswa juga menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui pengembangan Website SAKA (Siaga Bencana Kalongan). Platform tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana pendukung informasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Program lainnya mencakup digitalisasi dokumen penting keluarga, pengelolaan air bersih dan sampah, serta penguatan ekonomi masyarakat. Kehadiran berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ketangguhan masyarakat secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi kebencanaan, tetapi juga lingkungan dan ekonomi.
Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan dan pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T Tim 119 Undip, Dr. Dian Agus Widiarso, S.T., M.T. dan Bagaskara Wahyu Purnomo Putra, S.T., M.Eng.
Keduanya secara aktif memberikan arahan kepada mahasiswa sejak tahap perencanaan hingga implementasi program di lapangan. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Kalongan.
Semangat mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat juga mendapat apresiasi dari para DPL.
Dalam pelaksanaannya, keberhasilan program KKN-T Tim 119 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Mahasiswa berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Kalongan, perangkat dusun, Tim Siaga Bencana, PKK, Karang Taruna, serta masyarakat setempat.
Partisipasi aktif warga menjadi salah satu faktor penting yang membuat berbagai program dapat terlaksana dengan baik. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya membangun desa yang tangguh terhadap bencana membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dengan berakhirnya masa pengabdian, Tim KKN-T 119 Undip berharap berbagai ilmu, inovasi, dan program yang telah diperkenalkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat.
Keberadaan Website SAKA, edukasi mitigasi bencana, pengetahuan P3K dan evakuasi, hingga berbagai program lingkungan dan pemberdayaan ekonomi diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi risiko di masa mendatang.
Bagi mahasiswa KKN-T Tim 119, berakhirnya masa pengabdian bukan berarti berakhir pula proses kolaborasi dengan masyarakat. Justru, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari keberlanjutan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang lebih tangguh dan mandiri.
Tim KKN-T 119 Undip turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kalongan, seluruh perangkat desa, Tim Siaga Bencana, PKK, Karang Taruna, serta masyarakat yang telah menerima, mendukung, dan berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Silaturahmi yang telah terjalin diharapkan dapat terus terjaga. Semangat gotong royong, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta kepedulian terhadap lingkungan juga diharapkan tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Dengan demikian, berbagai pengalaman, pembelajaran, dan inovasi yang dihadirkan selama pelaksanaan KKN-T dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kalongan.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi
