Beranda Daerah KKN-T IDBU 46 Undip Dorong UMKM Rowosari Naik Kelas Lewat Manajemen dan...

KKN-T IDBU 46 Undip Dorong UMKM Rowosari Naik Kelas Lewat Manajemen dan Digitalisasi

Digitalisasi UMKM itu penting, demi mendukung keberlanjutan UMKM di Rowosari

Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 46 Universitas Diponegoro menyelenggarakan Workshop UMKM bertajuk “Manajemen Usaha, Pengelolaan Keuangan, dan Pengembangan Produk Berkelanjutan” di Balai Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026). (Foto : Dok KKN)
Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 46 Universitas Diponegoro menyelenggarakan Workshop UMKM bertajuk “Manajemen Usaha, Pengelolaan Keuangan, dan Pengembangan Produk Berkelanjutan” di Balai Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026). (Foto : Dok KKN)

SEMARANG, Jatengnews.id – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 46 Universitas Diponegoro (Undip) mendorong pelaku UMKM di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui penguatan manajemen, pengelolaan keuangan, hingga pemasaran digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop UMKM bertajuk “Manajemen Usaha, Pengelolaan Keuangan, dan Pengembangan Produk Berkelanjutan” yang digelar di Balai Kelurahan Rowosari, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti pelaku UMKM se-Kelurahan Rowosari. Workshop dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis agar pelaku usaha mampu mengelola bisnis secara lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

Workshop dibuka oleh Lurah Rowosari, Eko Pudjo Harijadi, S.IP. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif Tim KKN-T IDBU 46 Undip yang memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di wilayahnya.

Menurut Eko, transformasi digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha mikro agar mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah perubahan perilaku konsumen.

“Digitalisasi UMKM itu penting, demi mendukung keberlanjutan UMKM di Rowosari ini,” ujarnya.

Sebelum materi dimulai, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal terkait pengelolaan usaha, keuangan, dan pemasaran digital.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dosen Pembimbing Tim KKN-T IDBU 46 Undip, Dr. Drs. Fuad Mas’ud, MIR. Ia memberikan motivasi kepada peserta agar tidak berhenti mengembangkan kapasitas usaha dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi mengenai manajemen usaha dan pengelolaan keuangan yang disampaikan Jeanne M. J. Patalala, S.E.

Materi tersebut menekankan pentingnya perencanaan usaha, pencatatan keuangan secara tertib, serta strategi pengelolaan keuangan sebagai fondasi dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

Penyampaian materi berlangsung interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha sehari-hari.

Materi kemudian berlanjut pada pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran digital yang disampaikan Andreas Bakara Sitanggang.

Andreas menekankan bahwa pelaku UMKM tidak harus memiliki perangkat mahal untuk mulai memasarkan produknya secara digital.

“Bapak ibu sekalian, zaman sekarang itu nggak perlu laptop. Nggak perlu kamera mahal. Cukup HP dan kemauan belajar,” kata Andreas.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diajak melakukan praktik langsung. Mulai dari membuat akun media sosial usaha, menyusun profil bisnis, hingga mempelajari langkah dasar membuat konten promosi yang menarik.

Praktik tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Setelah seluruh materi selesai, peserta mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah mengikuti workshop.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Stand Edukasi UMKM. Di lokasi tersebut, peserta memperoleh pendampingan secara langsung dalam pembuatan dan pengelolaan akun media sosial usaha.

Pendampingan ini membuat peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga dapat langsung menerapkannya untuk mendukung promosi produk masing-masing.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pelaku UMKM aktif mengikuti diskusi, sesi tanya jawab, hingga praktik penggunaan media sosial dalam pendampingan di Stand Edukasi UMKM.

Melalui workshop tersebut, Tim KKN-T IDBU 46 Undip berharap pelaku UMKM Rowosari semakin mampu menerapkan manajemen usaha dan pengelolaan keuangan secara tertib.

Selain itu, pemanfaatan media sosial diharapkan dapat menjadi strategi baru untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta menjaga keberlanjutan usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Tim KKN-T IDBU 46 Undip dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.

Melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM, penguatan manajemen dan keuangan, serta optimalisasi teknologi digital, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Kelurahan Rowosari.

Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version