KARANGANYAR, Jatengnews.id – Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Semarang untuk memastikan penyebab kebakaran pabrik sandal PT Porto di Kebakkramat, Karanganyar.
Kapolsek Kebakkramat Iptu Marindra Prasetya mengatakan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian telah dikirim ke Labfor untuk diperiksa.
“Sudah kami tanyakan di Lab Semarang untuk PT Porto. Sementara masih di dalamnya dan baru diproses,” kata Marindra, Senin (10/8/2026).
Barang bukti yang diperiksa antara lain selang menuju bagian penyedot bahan serta komponen kabel yang terbakar. Polisi menduga kebakaran kemungkinan dipicu korsleting listrik.
“Ada kabel terbakar. Kemungkinan besar kalau pandangan kami terjadi konsleting. Tapi ini masih menunggu hasil lab,” ungkapnya.
Polisi juga memastikan alarm kebakaran tidak berbunyi saat kejadian karena aliran listrik di lokasi langsung padam.
“Alarmnya memang tidak bunyi karena listriknya langsung padam,” jelas Marindra.
Proses pemadaman sempat terkendala ketersediaan air. Tangki milik PT Porto disebut tidak memiliki persediaan air yang cukup sehingga polisi meminta bantuan PT Asida Tama untuk memasok air.
“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor Semarang untuk memastikan penyebab kebakaran. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi salah satu bahan dalam proses penyelidikan kepolisian,” pungkasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N
