Beranda Daerah Mahasiswa Undip Edukasi Siswa SD Negeri 2 Kalongan Kenali Area Privasi Tubuh...

Mahasiswa Undip Edukasi Siswa SD Negeri 2 Kalongan Kenali Area Privasi Tubuh Sejak Dini

Salah satunya melalui program “Zona Aman: Kenali Area Privasi Tubuhmu” yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 26 Universitas Diponegoro (Undip) di SD Negeri 2 Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Program “Zona Aman: Kenali Area Privasi Tubuhmu” yang dilaksanakan sebagai bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 26 Universitas Diponegoro (Undip) di SD Negeri 2 Kalongan. (Foto : Dok KKN)
Program “Zona Aman: Kenali Area Privasi Tubuhmu” yang dilaksanakan sebagai bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 26 Universitas Diponegoro (Undip) di SD Negeri 2 Kalongan. (Foto : Dok KKN)

SEMARANG, Jatengnews.id – Upaya menanamkan kesadaran anak tentang pentingnya menjaga dan melindungi diri sejak usia dini terus dilakukan melalui pendekatan edukatif.

Salah satunya melalui program “Zona Aman: Kenali Area Privasi Tubuhmu” yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 26 Universitas Diponegoro (Undip) di SD Negeri 2 Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026, tersebut menyasar siswa kelas 3B SD Negeri 2 Kalongan, Desa Kalongan. Edukasi diberikan untuk mengenalkan anggota tubuh, bagian tubuh pribadi yang perlu dilindungi, batasan tubuh, serta langkah yang dapat dilakukan anak ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman atau tidak nyaman.

Program “Zona Aman: Kenali Area Privasi Tubuhmu” merupakan bagian dari rangkaian Program Sosial Kemasyarakatan KKNT IDBU 26 Undip. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan memberikan edukasi yang sesuai dengan usia dan karakteristik anak.

Aulia Ade Paramesty dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip menjadi penanggung jawab pelaksanaan program edukasi tersebut.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pengabdian Iptek bagi Desa Binaan (IDBU) Tahun 2026. Tim pengabdian diketuai Lintang Dian Saraswati, S.K.M., M.Epid., Ph.D. dari Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik FKM Undip.

Tim tersebut turut melibatkan Prof. Dr. dr. Bagoes Widjanarko, M.P.H. dari Bagian Promosi Kesehatan FKM Undip serta Dr. Vivi Endar Herawati, S.Pi., M.Si. dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip.

Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan menggunakan media PowerPoint (PPT) dan video edukasi yang dikemas secara menarik serta interaktif. Siswa diajak mengenali konsep privasi tubuh, bagian tubuh yang perlu dijaga, serta perbedaan antara sentuhan yang aman dan sentuhan yang membuat tidak nyaman.

Anak-anak juga diberikan pemahaman bahwa setiap individu memiliki hak atas tubuhnya sendiri. Mereka berhak mengatakan “tidak” ketika merasa tidak nyaman dan dapat meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya.

Untuk memudahkan pemahaman, mahasiswa memberikan sejumlah contoh dalam kehidupan sehari-hari. Sentuhan yang baik antara lain pelukan dari orang tua, tepukan di pundak sebagai bentuk dukungan, serta tos atau salaman dengan teman.

Sementara itu, siswa diajak mengenali situasi yang perlu diwaspadai, seperti seseorang menyentuh area privat tanpa izin, meminta melihat atau memegang bagian pribadi orang lain, maupun sentuhan yang menimbulkan rasa takut, bingung, atau keinginan untuk menjauh.

Penyampaian materi berlangsung dalam suasana aktif dan menyenangkan. Siswa kelas 3B terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari memperhatikan materi, menjawab pertanyaan, hingga mengikuti sesi interaktif.

Antusiasme semakin terlihat ketika video edukasi diputar. Para siswa bahkan bersemangat maju ke depan kelas untuk bernyanyi dan mengikuti gerakan dalam video secara bersama-sama.

Pendekatan tersebut membuat materi mengenai perlindungan tubuh menjadi lebih mudah diterima dan diingat oleh siswa.

Kepala SD Negeri 2 Kalongan, Siti Aidah, S.Pd.SD, menyambut baik pelaksanaan program edukasi yang diberikan mahasiswa KKNT IDBU 26 Undip.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan tambahan yang bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam memahami cara menjaga dan melindungi diri.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan KKN di SD Negeri 2 Kalongan. Materi yang diberikan bermanfaat bagi anak-anak, terutama dalam memahami cara menjaga dan melindungi tubuh. Penyampaiannya juga menarik sehingga anak-anak antusias mengikuti kegiatan,” ujar Siti Aidah.

Hal senada disampaikan wali kelas 3B, Ninda. Ia menilai edukasi mengenai area privasi tubuh penting diberikan sejak dini agar anak memahami batasan tubuh sekaligus memiliki keberanian untuk meminta bantuan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman.

“Anak-anak antusias mengikuti kegiatan. Materinya sesuai usia dan mudah dipahami. Edukasi ini penting agar mereka mengetahui bagian tubuh yang harus dijaga, memahami batasan dengan orang lain, serta berani bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya,” tutur Ninda.

Sementara itu, Aulia Ade Paramesty menjelaskan bahwa program tersebut dirancang dengan pendekatan sederhana, interaktif, dan menyenangkan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan anak-anak untuk mengenali dan menjaga area privasi tubuh, memahami sentuhan aman dan tidak aman, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika merasa tidak nyaman,” jelas Aulia.

Antusiasme siswa menjadi salah satu hal yang menonjol dalam pelaksanaan program. Keterlibatan mereka dalam sesi tanya jawab, respons terhadap materi, hingga keberanian maju dan bernyanyi bersama menunjukkan bahwa metode visual dan interaktif dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.

Melalui edukasi tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai bagian tubuh yang perlu dilindungi, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai batasan pribadi, keberanian untuk berkata tidak, serta pentingnya mencari pertolongan ketika menghadapi situasi yang tidak aman.

Program “Zona Aman: Kenali Area Privasi Tubuhmu” juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Good Health and Well-Being, SDG 4 tentang Quality Education, dan SDG 5 tentang Gender Equality.

Program tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran anak terhadap kesehatan, keselamatan, dan perlindungan diri. Edukasi yang diberikan juga menanamkan pemahaman mengenai hak atas tubuh, batasan pribadi, serta pentingnya sikap saling menghormati tanpa membedakan jenis kelamin.

Melalui kegiatan ini, KKNT IDBU 26 Undip diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan ramah anak.

Edukasi mengenai privasi tubuh menjadi salah satu langkah penting untuk membekali anak sejak dini agar mampu mengenali situasi yang membuat mereka tidak nyaman, menjaga batasan diri, serta berani mencari bantuan dari orang dewasa yang dipercaya.




Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor      : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version