Beranda Daerah FDK UIN Walisongo Semarang Perkuat Jejaring Akademik di AICIMIDS 2026 dan KNKI...

FDK UIN Walisongo Semarang Perkuat Jejaring Akademik di AICIMIDS 2026 dan KNKI VI Jakarta

AICIMIDS 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengusung tema “Media, the Contemporary Muslim World and Digital Network Society: Authority, Identity and Social Transformation.”

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi dalam rangkaian Annual International Conference on Islam, Media and Digital Society (AICIMIDS) 2026
Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi dalam rangkaian Annual International Conference on Islam, Media and Digital Society (AICIMIDS) 2026. (Foto : Dok UIN Walisongo)

JAKARTA, Jatengnews.id — Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang turut ambil bagian dalam Annual International Conference on Islam, Media and Digital Society (AICIMIDS) 2026 dan Konferensi Nasional Komunikasi Islam (KNKI) VI Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS).

Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, tersebut menjadi wadah bagi akademisi, pengelola program studi, praktisi media, serta pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan komunikasi Islam di tengah pesatnya transformasi digital.

AICIMIDS 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengusung tema “Media, the Contemporary Muslim World and Digital Network Society: Authority, Identity and Social Transformation.”

Tema tersebut mengangkat berbagai persoalan strategis mengenai posisi media dalam kehidupan masyarakat Muslim kontemporer, terutama berkaitan dengan otoritas, identitas, dan transformasi sosial di tengah berkembangnya masyarakat berbasis jejaring digital.

Dalam kegiatan ini, FDK UIN Walisongo Semarang mengutus sejumlah pimpinan dan dosen, yakni Dr. Nasihun Amin, M.Ag., Prof. Najahan Musyafak, M.A., Ibnu Fikri, Ph.D., H. M. Alfandi, M.Ag., Silvia Riskha Fabriar, M.S.I., Alifa Nur Fitri, M.I.Kom., serta Adeni, M.A.

Rangkaian agenda diawali dengan pelaksanaan KNKI VI ASKOPIS. Salah satu agenda utama dalam forum tersebut berupa lokakarya yang membahas penguatan kelembagaan dan keilmuan sekaligus standardisasi kebijakan mutu pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Forum tersebut menjadi ruang bertukar gagasan bagi para pengelola Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), khususnya terkait tata kelola kelembagaan, pengembangan keilmuan, peningkatan kualitas akademik, hingga strategi menghadapi perubahan dan tuntutan pendidikan tinggi.

Selanjutnya, memasuki hari kedua, peserta mengikuti AICIMIDS 2026 yang menghadirkan pembicara dari berbagai negara dan latar belakang keilmuan.

Sejumlah pembicara yang hadir antara lain Dr. Burak Gunes, Communication Counsellor at the Turkish Embassy in Indonesia; Denis Bolotsky, Senior Media Executive, International Broadcasting, Russia Today; Prof. Dr. Ahmad Sunawari Long, Professor in Islamic Philosophy and Thought, Universiti Kebangsaan Malaysia; serta Prof. Dr. M. Faisal Bakti, Professor in the field of Communication Studies.

Kehadiran akademisi dan praktisi media dari berbagai latar tersebut memperkaya diskusi mengenai hubungan antara Islam, media, dan masyarakat digital. Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah pola masyarakat dalam mengakses serta memproduksi informasi, tetapi turut memengaruhi pembentukan otoritas keagamaan, identitas sosial, hingga pola komunikasi masyarakat Muslim di ruang digital.

Dekan FDK UIN Walisongo Semarang, Dr. Nasihun Amin, M.Ag., mengatakan keikutsertaan dalam forum nasional dan internasional tersebut menjadi bagian dari langkah strategis fakultas untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat pengembangan keilmuan komunikasi Islam.

“Bagi FDK UIN Walisongo Semarang, partisipasi dalam forum nasional dan internasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat pengembangan keilmuan komunikasi Islam. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dan gagasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Komunikasi dan Penyiaran Islam di lingkungan PTKIN,” ujarnya.

Menurutnya, dinamika teknologi digital menuntut lembaga pendidikan tinggi untuk terus beradaptasi agar pengembangan ilmu komunikasi Islam tetap relevan dengan perubahan zaman.

“Keterlibatan aktif dalam KNKI VI dan AICIMIDS 2026 diharapkan semakin memperkuat kontribusi FDK UIN Walisongo dalam pengembangan komunikasi Islam yang responsif terhadap perkembangan teknologi, masyarakat digital, serta dinamika dunia Muslim kontemporer,” pungkasnya.

Keikutsertaan FDK UIN Walisongo dalam dua forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, memperluas perspektif akademik, dan mendorong pengembangan pendidikan komunikasi Islam yang adaptif terhadap tantangan era digital.





Penulis   : Alif Nazzala Rizqi

Editor    : Jaka Nuswantara

Exit mobile version