
BATANG, Jatengnews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tim II Desa Tragung menghadirkan edukasi kreatif dan multidisiplin bagi siswa SD Negeri 01 Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (1/8/2026).
Mengusung tema “Penguatan Kesehatan dan Lingkungan melalui Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat”, kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas 4 SD Negeri 01 Tragung.
Program dirancang untuk mengenalkan berbagai pengetahuan kepada anak melalui metode edukatif sekaligus praktik langsung. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan hukum dan bahaya sampah, edukasi mengenai emosi dasar manusia, pengenalan Tanaman Obat Keluarga (Toga), hingga praktik membuat media tanam Toga dari botol plastik bekas.
Menariknya, botol bekas yang digunakan sebagai media tanam terlebih dahulu dihias dan dilukis oleh para siswa. Warna yang digunakan menjadi representasi dari berbagai emosi dasar manusia sehingga kegiatan tidak hanya mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga membantu siswa mengenali dan mengekspresikan emosinya.
Kepala SD Negeri 01 Tragung, Millatina, mengapresiasi kegiatan yang digelar mahasiswa KKN Undip tersebut. Menurutnya, materi dan metode yang diberikan telah disesuaikan dengan usia serta kemampuan kognitif anak.
“Program yang diselenggarakan oleh teman-teman KKN Undip membantu anak-anak dalam mengembangkan kreativitas, memahami emosi, dan mengetahui tanaman Toga,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman baru bagi siswa kelas 4 SD Negeri 01 Tragung.
Antusiasme siswa terlihat saat memasuki sesi praktik. Mereka tampak bersemangat ketika menghias dan melukis botol bekas berdasarkan representasi emosi dasar, kemudian menggunakannya sebagai media untuk menanam tanaman Toga berupa jahe dan kunyit.
Salah satu siswa kelas 4 SD Negeri 01 Tragung, Najwa, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai praktik yang dilakukan bersama mahasiswa KKN menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus berkesan.
“Seru, senang sekali bisa menggambar, melukis, dan menanam jahe sama kunyit,” katanya.
Ketua KKN Undip Tim II Desa Tragung, Zaidan Adinata, mengatakan kegiatan multidisiplin tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa, khususnya dalam membangun kesadaran terhadap kesehatan diri dan lingkungan sejak usia dini.
“Kami berharap dengan adanya program multidisiplin yang kami terapkan terhadap siswa SD 01 Tragung dapat membuat mereka berkembang terus ke depannya,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip Tim II tidak hanya mengajak siswa memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan, mengenali emosi, serta mencintai lingkungan.
Kombinasi edukasi dan praktik langsung diharapkan dapat membuat pembelajaran lebih mudah dipahami sekaligus meninggalkan pengalaman positif bagi para siswa.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Edisi : Alif Nazzala Rizqi