Beranda Lifestyle Mahjong Masuk Mal, Mamajong Community dan Rotary Bimasena Gelar Harmony in Tiles

Mahjong Masuk Mal, Mamajong Community dan Rotary Bimasena Gelar Harmony in Tiles

Kegiatan yang berlangsung selama 12 jam, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal mahjong dalam suasana terbuka dan tanpa taruhan

Harmony in Tiles yang digelar Mamajong Community bersama Rotary Club of Semarang Bimasena di Atrium Atlas, Queen City Mall Semarang, Sabtu (15/8/2026). (Foto: dok)

SEMARANG, Jatengnews.id — Mahjong diperkenalkan sebagai permainan budaya, strategi, dan sarana interaksi sosial melalui The First Mahjong Community Event in the Mall: Harmony in Tiles yang digelar Mamajong Community bersama Rotary Club of Semarang Bimasena di Atrium Atlas, Queen City Mall Semarang, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama 12 jam, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dan diikuti sebanyak 135 peserta tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal mahjong dalam suasana terbuka dan tanpa taruhan.

Acara ini didukung Queen City Mall, SR Group, Anson Lifestyle, dan Kanari Mahjong Room, serta diselenggarakan bersama W.SuperTeam Organizer. Selain terbuka bagi masyarakat umum, kegiatan juga melibatkan berbagai komunitas dan menghadirkan sejumlah agenda, seperti pertunjukan seni, talkshow, demonstrasi permainan, coaching, serta sesi bermain bersama.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan musik, tari, dan taiji. Pembukaan kemudian ditandai dengan pemukulan singing bowl secara simbolis oleh perwakilan Mamajong Community dan Rotary Club of Semarang Bimasena.

Perwakilan Mamajong Community, Fionna, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan mahjong secara lebih luas kepada masyarakat sekaligus meluruskan pandangan yang selama ini mengaitkan permainan tersebut dengan perjudian.

“Mahjong dapat dimainkan tanpa taruhan. Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat, termasuk mereka yang belum pernah bermain, untuk mengenal dan mempelajarinya sebagai kegiatan rekreasional dan sosial yang positif dalam suasana terbuka serta menyenangkan,” ujar Fionna.

Ia mengatakan, pemilihan tema Harmony in Tiles memiliki makna tersendiri. Setiap tile dalam mahjong memiliki simbol dan fungsi yang berbeda, tetapi dapat disusun menjadi kombinasi yang harmonis.

“Filosofi tersebut menjadi semangat kegiatan ini: mempertemukan masyarakat dari berbagai usia, latar belakang, dan komunitas melalui satu meja permainan,” katanya.

Harmony in Tiles yang digelar Mamajong Community bersama Rotary Club of Semarang Bimasena di Atrium Atlas, Queen City Mall Semarang.
Harmony in Tiles yang digelar Mamajong Community bersama Rotary Club of Semarang Bimasena di Atrium Atlas, Queen City Mall Semarang, Sabtu (15/8/2026). (Foto: dok)

Salah satu sesi yang menarik perhatian pengunjung adalah talkshow Mahjong: Merdeka from Dementia. Talkshow tersebut menghadirkan dr. Aditya Kurnianto, Sp.N, Subsp. NIOO (K), MARS, AIFO-K, FINA, FISQua, FNR, dokter spesialis neurologi dari Rumah Sakit Columbia Asia, bersama Fionna Lie dari Mamajong Community.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami demensia, mengenali perbedaan antara lupa yang masih normal dan gejala yang perlu diwaspadai, serta mengetahui fungsi-fungsi kognitif yang digunakan ketika bermain mahjong.

Pembahasan juga mencakup pentingnya menjaga kesehatan otak melalui aktivitas kognitif, interaksi sosial, olahraga, dan gaya hidup sehat. Mahjong ditempatkan sebagai salah satu aktivitas rekreasional dan sosial yang dapat mendukung proses menua secara aktif, namun bukan sebagai pengganti pemeriksaan maupun terapi medis.

Sementara itu, nilai kebersamaan menjadi tema dalam talkshow Fellowship in Mahjong. Sesi tersebut menghadirkan Fionna, President Rotary Club of Semarang Bimasena Hulda Gracia, Rotarian Mellisa, dan dr. Budiawan Pramono.

Hulda Gracia mengatakan, kolaborasi antara Mamajong Community dan Rotary Club of Semarang Bimasena memiliki makna lebih luas daripada sekadar bermain mahjong. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun persahabatan, memperkuat kepercayaan, dan mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Fellowship merupakan spirit yang menyatukan anggota Rotary, menjaga komitmen pelayanan dalam jangka panjang, dan mengubah para relawan lokal menjadi bagian dari keluarga dunia. Sebelum dapat bekerja bersama, kita perlu saling mengenal, duduk bersama, berbicara, dan membangun kepercayaan,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut juga berkaitan dengan Peacebuilding and Conflict Prevention, salah satu area fokus Rotary. Nilai perdamaian dinilai dapat dibangun melalui interaksi sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan menghargai perbedaan, menaati aturan secara adil, serta menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.

Dr. Budiawan Pramono menilai filosofi mahjong juga dapat menggambarkan bagaimana keberagaman dapat menciptakan harmoni.

“Setiap tile mahjong memiliki bentuk, simbol, dan perannya sendiri. Tile-tile itu tidak harus menjadi sama untuk membentuk kombinasi yang harmonis. Begitu pula manusia. Kita dapat berasal dari latar belakang berbeda, tetapi tetap dapat duduk bersama dan menciptakan harmoni,” katanya. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Exit mobile version