
Semarang, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 11 mengajak puluhan siswa kelas 4 SDN 04 Pringapus mengenal seni ramah lingkungan melalui pelatihan eco-print, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut memanfaatkan daun dan bahan alami di sekitar sekolah sebagai media untuk menghasilkan karya seni sekaligus mengenalkan kepedulian lingkungan kepada siswa sejak dini.
Pelatihan eco-print dirancang untuk menggabungkan kreativitas, seni, dan edukasi lingkungan melalui kegiatan praktik. Siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai teknik eco-print, tetapi juga terlibat langsung membuat motif pada kain menggunakan teknik pounding atau mengetuk.
Dalam praktiknya, siswa menyusun berbagai bentuk dan jenis daun di atas kain katun polos. Daun kemudian dipukul secara perlahan menggunakan palu kayu agar pigmen dan serat alami dari daun berpindah ke permukaan kain.
Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif KKN UIN Walisongo, Rara Maritza, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengasah kreativitas siswa sekaligus mengenalkan konsep ramah lingkungan dengan cara yang menyenangkan.
“Kami ingin mengenalkan konsep go green dengan cara yang menyenangkan lewat eco-print. Adik-adik kelas 4 bisa belajar sains dan seni secara bersamaan, mengenali jenis-jenis daun di sekitar lingkungan sekolah, serta memahami bahwa bahan alami bisa diolah jadi karya menarik,” ujar Rara.
Menurut Rara, pemanfaatan bahan alami dalam kegiatan eco-print juga dapat membantu siswa memahami bahwa lingkungan di sekitar mereka memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan secara kreatif tanpa harus menghasilkan banyak limbah.
Antusiasme siswa terlihat ketika warna dan bentuk daun mulai tercetak pada kain. Mereka dapat melihat secara langsung perubahan daun menjadi motif yang memiliki nilai estetika.
Salah satu siswa kelas 4, Matheo, mengaku senang melihat hasil karyanya setelah mengikuti proses pembuatan eco-print.
“Seru banget, Kak. Hasilnya bagus, ternyata ada warna di tote bag-nya,” ungkap Matheo.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kelas 4 SDN 04 Pringapus, Abdul Mufid, S.Pd. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa UIN Walisongo memberikan warna baru bagi pembelajaran anak-anak. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih keterampilan motorik, kesabaran, dan kepedulian lingkungan para siswa,” tuturnya.
Selain melatih kreativitas, proses pembuatan eco-print juga mendorong siswa untuk belajar memilih bahan, menyusun komposisi, mengikuti tahapan kerja, serta bersabar hingga memperoleh hasil yang diinginkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 11 dalam menghadirkan pembelajaran kreatif di lingkungan sekolah.
Melalui pemanfaatan daun dan bahan alami, mahasiswa berharap siswa semakin mengenal potensi lingkungan sekaligus tumbuh sebagai generasi yang kreatif, inovatif, dan peduli terhadap kelestarian alam.
Penulis: Tim Publikasi KKN UIN Walisongo Posko 11
Editor: R. D. Pramesti