Beranda Daerah KKN UIN Walisongo Hadirkan Perpusda untuk Perkuat Literasi Siswa SD Negeri Kandangan...

KKN UIN Walisongo Hadirkan Perpusda untuk Perkuat Literasi Siswa SD Negeri Kandangan 01

Kolaborasi KKN MIT-22 UIN Walisongo dan Perpusda Kabupaten Semarang menghadirkan pengalaman membaca yang lebih interaktif bagi siswa SD Negeri Kandangan 01.

KKN UIN WS gelar perpus keliling
Siswa SD Negeri Kandangan 01 memilih dan membaca buku dalam layanan perpustakaan keliling Perpusda yang dihadirkan melalui kolaborasi KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26, Kamis (13/8/2026) (Foto: Dok KKN).

Semarang, JatengNews.id— Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 berkolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang menghadirkan layanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) bagi siswa SD Negeri Kandangan 01, Dusun Sajen, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat budaya literasi siswa sejak jenjang sekolah dasar.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala SD Negeri Kandangan 01, Indri. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Sapta Suji selaku R5, Relawan Literasi Masyarakat iPusnas wilayah Kabupaten Semarang, serta Koordinator Desa (Kordes) Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26, Adnan.

Setelah sesi pembukaan, siswa kelas 1 hingga kelas 6 mendapat kesempatan memilih buku yang dibawa dalam layanan perpustakaan keliling. Para siswa kemudian membaca buku pilihannya secara bersama-sama dengan didampingi mahasiswa KKN.

Siswa Baca Buku, Jawab Pertanyaan, dan Dapat Apresiasi

Untuk membuat kegiatan literasi lebih interaktif, mahasiswa KKN memberikan sejumlah pertanyaan berdasarkan buku yang telah dibaca siswa. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan membaca tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca buku, tetapi juga mendorong siswa memahami dan mengingat informasi yang diperoleh dari bacaannya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penutupan. Dalam kunjungan tersebut, Perpusda Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang juga membawa kendaraan operasional Toyota Hilux double cabin sebagai sarana layanan perpustakaan keliling di SD Negeri Kandangan 01.

Kepala SD Negeri Kandangan 01, Indri, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang bersama Perpusda. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program sekolah dalam meningkatkan literasi siswa.

“Yang pertama, saya mengapresiasi kegiatan ini. Menurut saya, kegiatan ini teramat positif. Kegiatan literasi dari perpustakaan yang diselenggarakan oleh KKN ini sangat menunjang program kami untuk meningkatkan literasi di SD Negeri Kandangan 01,” ujar Indri.

Indri mengatakan literasi menjadi salah satu program yang sedang diperkuat sekolah. Karena itu, kehadiran perpustakaan keliling dinilai memberikan dukungan terhadap upaya tersebut.

Ia juga menyebut kunjungan Perpusda melalui kegiatan yang difasilitasi mahasiswa KKN menjadi pengalaman baru bagi sekolah.

“Iya, pertama kali ada perpustakaan keliling dari Perpusda,” jelasnya.

Menurut Indri, manfaat kegiatan tersebut terlihat dari antusiasme siswa selama mengikuti rangkaian acara. Ia berharap layanan serupa dapat kembali hadir dan dikembangkan menjadi kegiatan literasi yang berkelanjutan.

“Ternyata bermanfaat sekali untuk anak-anak kami. Saya juga bisa melihat dari antusiasme anak-anak,” tuturnya.

Relawan Literasi Dorong Budaya Membaca Berkelanjutan

Apresiasi juga disampaikan Sapta Suji selaku R5, Relawan Literasi Masyarakat iPusnas wilayah Kabupaten Semarang. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan minat baca siswa.

“Ini sangat bagus sekali karena merupakan gebrakan dari anak-anak muda, terutama dari KKN UIN Walisongo Semarang di daerah Kandangan. Kita tahu tantangan generasi saat ini di Indonesia adalah literasi. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini bisa menumbuhkan minat baca anak-anak, terutama di SDN 1 Kandangan,” ujar Sapta.

Sapta berharap kegiatan literasi tidak berhenti pada kunjungan perpustakaan keliling atau kegiatan seremonial. Menurutnya, budaya membaca perlu dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara rutin.

“Semoga kegiatan literasi tidak berhenti di sini saja, tidak berhenti di gebyar saja, tetapi selalu ada setiap harinya sehingga bisa mendarah daging di diri anak-anak,” lanjutnya.

Ia juga mendorong mahasiswa KKN untuk terus membawa semangat literasi ketika kembali ke masyarakat. Menurut Sapta, peningkatan budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama dan dapat dilakukan oleh berbagai pihak.

Kolaborasi Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 dengan Perpusda Kabupaten Semarang tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan. Selain menghadirkan akses terhadap buku, mahasiswa turut mendampingi siswa membaca, menguji pemahaman mereka melalui pertanyaan, serta memberikan apresiasi.

Melalui kegiatan tersebut, Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 berharap kehadiran Perpusda dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya literasi di SD Negeri Kandangan 01. Siswa diharapkan tidak hanya antusias saat perpustakaan keliling datang, tetapi juga mulai menjadikan membaca sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version