
Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang memberikan edukasi tentang etika bermedia sosial dan penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada siswa MTs Nurul Huda, Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam seminar bertema “Bijak dalam Bersosial Media: Jadilah Pengguna Media Sosial yang Cerdas dan Bertanggung Jawab” tersebut bertujuan membekali siswa agar mampu memanfaatkan media sosial dan teknologi AI secara cerdas, kritis, beretika, serta bertanggung jawab.
Dalam seminar, mahasiswa KKN UIN Walisongo mengajak siswa memahami sejumlah etika dasar dalam menggunakan media sosial. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga tutur kata, menyaring informasi sebelum membagikannya, menghargai privasi orang lain, serta menghindari penyebaran berita bohong atau informasi yang belum terverifikasi.
Mahasiswa KKN juga mengenalkan pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai teknologi yang dapat membantu proses belajar dan mencari informasi. Namun, siswa diingatkan agar tidak menjadikan AI sebagai sumber informasi yang diterima begitu saja tanpa melakukan pengecekan dan pertimbangan secara kritis.
Pemateri seminar, Ailsya Fauzia, mengatakan perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab dalam penggunaannya.
“Melalui seminar ini, kami ingin mengajak para siswa untuk tidak hanya mampu menggunakan media sosial dan AI, tetapi juga memahami etika, batasan, serta tanggung jawab dalam menggunakannya. Teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan mengembangkan diri, bukan justru digunakan secara sembarangan,” ujar Ailsya.
Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi melalui media sosial maupun AI membuat kemampuan berpikir kritis menjadi semakin penting. Siswa perlu memastikan kebenaran informasi sebelum menggunakannya maupun membagikannya kepada orang lain.
“Informasi yang kita temukan di ruang digital perlu diperiksa terlebih dahulu. Jangan sampai kemudahan teknologi justru membuat kita mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” lanjutnya.
Sementara itu, Fattah, Guru MTs Nurul Huda, mengapresiasi edukasi yang diberikan mahasiswa KKN UIN Walisongo tersebut. Ia menilai materi mengenai etika bermedia sosial dan penggunaan teknologi sangat relevan dengan keseharian siswa.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pengetahuan yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Anak-anak sekarang sudah sangat akrab dengan media sosial dan teknologi, sehingga mereka perlu diberikan pemahaman agar dapat menggunakannya dengan baik, bijak, dan bertanggung jawab,” ujar Fattah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong siswa lebih berhati-hati dalam beraktivitas di ruang digital sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Melalui seminar tersebut, KKN MIT-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang berharap siswa MTs Nurul Huda tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang aktif, tetapi juga mampu menjadi pengguna media sosial dan AI yang cerdas, kritis, beretika, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam memberikan literasi digital kepada generasi muda agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan mendukung proses belajar.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 130
Editor: R. D. Pramesti