Beranda Daerah KKN Undip Susun SOP dan Informasi Pelayanan Publik untuk Wisata Kali Lojahan

KKN Undip Susun SOP dan Informasi Pelayanan Publik untuk Wisata Kali Lojahan

Kali Lojahan menjadi salah satu potensi wisata air yang tengah dikembangkan Desa Cepokokuning dengan melibatkan masyarakat setempat.

Pelaksanaan Program Kerja Multidisiplin 1 Informasi Pelayanan Publik Kawasan Wisata Kali Lojahan oleh Tim II KKN-R Universitas Diponegoro Desa Cepokokuning 2026. (Dokumentasi: Tarrisya/Wisata Kali Lojahan, Desa Cepokokuning)
Pelaksanaan Program Kerja Multidisiplin 1 Informasi Pelayanan Publik Kawasan Wisata Kali Lojahan oleh Tim II KKN-R Universitas Diponegoro Desa Cepokokuning 2026. (FOTO : Dok KKN, Desa Cepokokuning)

BATANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Desa Cepokokuning, Kabupaten Batang, turut mendorong peningkatan kualitas pengelolaan wisata Kali Lojahan melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan informasi pelayanan publik.

Program multidisiplin yang dilaksanakan oleh Tarrisya Nurpuspa Camilla dan Dericka Salsabila tersebut berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, di kawasan wisata Kali Lojahan, Desa Cepokokuning.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pengelolaan destinasi wisata agar memiliki sistem pelayanan yang lebih terarah, tertib, informatif, serta mudah dipahami oleh pengunjung.

Kali Lojahan menjadi salah satu potensi wisata air yang tengah dikembangkan Desa Cepokokuning dengan melibatkan masyarakat setempat. Pemerintah desa juga telah mendorong kawasan tersebut sebagai bagian dari rintisan desa wisata.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN menyasar pengelola kawasan wisata dan masyarakat yang terlibat dalam pelayanan. Penyusunan SOP diharapkan dapat menjadi panduan bagi pengelola dalam menjalankan berbagai tahapan pelayanan kepada pengunjung.

Tarrisya dan Dericka menjelaskan, keberadaan SOP penting untuk menciptakan pola pelayanan yang lebih terstruktur dan konsisten.

“Melalui penyusunan SOP dan informasi pelayanan publik ini, kami berharap pengelola memiliki panduan yang jelas dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung. Dengan adanya prosedur yang lebih terarah, pelayanan di kawasan wisata diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar keduanya.

Pelaksanaan program diawali dengan observasi langsung di kawasan wisata serta identifikasi kebutuhan pelayanan. Mahasiswa kemudian berdiskusi bersama Supri selaku pengelola untuk memetakan alur pelayanan sekaligus menggali kebutuhan informasi yang perlu tersedia bagi pengunjung.

Berdasarkan hasil observasi dan diskusi tersebut, SOP disusun untuk membantu pengelola memahami tahapan pelayanan, pembagian tugas, serta prosedur yang perlu dilakukan dalam situasi tertentu.

Selain SOP, mahasiswa juga menyusun informasi pelayanan publik dengan tujuan memudahkan pengunjung memperoleh informasi mengenai ketentuan maupun layanan yang tersedia di kawasan wisata Kali Lojahan.

Keberadaan informasi yang jelas diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus membantu pengelola memberikan pelayanan secara lebih seragam. Dengan demikian, pengalaman pengunjung tidak hanya berfokus pada daya tarik wisata, tetapi juga didukung oleh sistem pelayanan yang baik.

Kepala Desa Cepokokuning, Maryadi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam membantu penataan pengelolaan kawasan wisata.

“Kami mengapresiasi program yang dilakukan mahasiswa KKN karena membantu pengelola dalam menata pelayanan di kawasan wisata. Kami berharap SOP dan informasi yang dibuat dapat terus digunakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan wisata Kali Lojahan,” ungkap Maryadi.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan profesionalitas pengelolaan wisata Kali Lojahan. Pelayanan yang lebih terstruktur, didukung informasi publik yang mudah dipahami, dinilai dapat memperkuat daya tarik destinasi sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan.

Dalam jangka panjang, pengelolaan wisata yang semakin baik diharapkan mampu mendukung pengembangan Kali Lojahan sebagai destinasi wisata Desa Cepokokuning serta membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.




Penulis: Tim Mahasiswa KKN

Editor   : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version