
MAGELANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 54 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bersama warga Dusun Kwalikan, Desa Kragilan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja KKN yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi kecelakaan maupun kondisi darurat di lingkungan sekitar.
Edukasi P3K disesuaikan dengan kondisi dan aktivitas sehari-hari masyarakat Dusun Kwalikan yang berada di lereng Gunung Merbabu. Sebagian besar warga beraktivitas di kebun dan ladang yang memiliki potensi risiko cedera, seperti terkena benda tajam, terjatuh, maupun mengalami luka pada tangan dan kaki.
Pemahaman mengenai pertolongan pertama pun dinilai penting agar warga mampu memberikan penanganan awal secara tepat sebelum memperoleh bantuan medis lebih lanjut.
Ketua KKN Kelompok 54 UMBY, Dayu Hanafi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk berinteraksi, berbaur, dan belajar bersama masyarakat.
“Selama melaksanakan KKN di Dusun Kwalikan, kelompok kami berusaha untuk tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga ikut terlibat dan berbaur dengan masyarakat. Melalui edukasi P3K ini, kami berharap dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi warga, terutama mengenai langkah awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi kecelakaan dalam aktivitas sehari-hari,” ungkap Dayu Hanafi.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, hingga praktik penanganan P3K. Mahasiswa memberikan demonstrasi mengenai cara melakukan pembalutan pada bagian kepala menggunakan mitela.
Praktik tersebut diberikan agar warga tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga memiliki gambaran mengenai langkah dasar yang dapat dilakukan ketika terjadi cedera.
Dalam sesi diskusi, warga turut berbagi pengalaman dan mengajukan pertanyaan terkait berbagai risiko kecelakaan yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat beraktivitas di kebun maupun ladang. Interaksi tersebut membuat kegiatan berlangsung aktif sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami kondisi dan kebutuhan warga secara lebih dekat.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 54 UMBY berharap pengetahuan mengenai P3K dapat diterapkan warga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya pemahaman tentang pertolongan pertama, warga diharapkan lebih siap dan tenang ketika menghadapi kondisi darurat serta mampu memberikan pertolongan awal secara tepat sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis. (01).
Penulis: Mahasiswa KKN
Editor: Shodiqin