
BOYOLALI, Jatengnews.id – Pemanfaatan Greenhouse Desa Kemusu, Kabupaten Boyolali, kini semakin didukung dengan teknologi digital. Mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan Greenhouse Smart Information, sebuah website yang menyediakan informasi seputar greenhouse dan tanaman hortikultura yang dapat diakses masyarakat melalui QR Code.
Program bertajuk “Pengembang Web Informasi Greenhouse Berbasis QR Code” tersebut dirancang untuk memudahkan masyarakat dan kelompok tani Desa Kemusu memperoleh informasi pertanian secara cepat dan praktis. QR Code untuk mengakses website ditempatkan pada poster yang dipasang di sejumlah lokasi strategis desa.
Gagasan pengembangan website ini bermula dari diskusi mahasiswa KKN bersama Kepala Desa Kemusu Warsidi dan Ketua Kelompok Tani Desa Kemusu Sukri pada 12 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas kondisi greenhouse, pemanfaatannya saat ini, serta peluang pengembangannya bersama pemerintah desa dan kelompok tani.
Untuk memperkuat perencanaan program, mahasiswa kemudian melakukan observasi kondisi pertanian Desa Kemusu pada 15 Juli 2026. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sektor pertanian di desa masih banyak didominasi komoditas padi dan jagung.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk mengenalkan tanaman hortikultura melalui keberadaan greenhouse. Selain memperkenalkan potensi budidaya tanaman, mahasiswa juga melihat perlunya media informasi yang mudah diakses masyarakat.
Setelah memperoleh arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan, mahasiswa mulai menyusun konsep Greenhouse Smart Information. Website tersebut dikembangkan sebagai pusat informasi digital yang memuat berbagai materi mengenai greenhouse dan tanaman hortikultura.
Proses pengembangan website mulai dilakukan pada 25 Juli 2026.
Dalam penyusunan konten, mahasiswa KKN juga berkoordinasi dengan mahasiswa dari bidang Agribisnis dan Keperawatan. Materi yang disiapkan kemudian dikonfirmasi kembali agar informasi yang ditampilkan sesuai dengan bahan yang telah disusun.
Berbagai hasil dan materi dari Program Kerja Multidisiplin 2 turut dimasukkan ke dalam website dalam bentuk tautan menuju dokumen digital. Dengan demikian, masyarakat dapat menemukan beragam informasi mengenai greenhouse melalui satu platform.
Website Greenhouse Smart Information dapat diakses melalui:
[https://greenhouse-desa-kemusu.vercel.app](https://greenhouse-desa-kemusu.vercel.app)
Setelah proses pengembangan rampung, mahasiswa melakukan uji coba website dan QR Code pada 5 Agustus 2026. Pengujian dilakukan untuk memastikan website dapat diakses secara daring sekaligus memastikan QR Code mampu mengarahkan pengguna menuju halaman website dengan baik.
Setelah dinyatakan siap, website kemudian di-deploy dan dapat diakses oleh masyarakat.
Untuk memperluas akses, mahasiswa juga membuat poster yang dilengkapi QR Code. Poster tersebut dipasang di Balai Desa Kemusu dan rumah Sukri selaku Ketua Kelompok Tani Desa Kemusu.
Masyarakat cukup menggunakan telepon seluler untuk memindai QR Code pada poster. Setelah dipindai, pengguna akan langsung diarahkan menuju Greenhouse Smart Information.
Sosialisasi kepada masyarakat dan kelompok tani kemudian digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Balai Desa Kemusu. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan fungsi website, informasi yang tersedia, serta tata cara mengaksesnya melalui QR Code.
Masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai informasi mengenai greenhouse dan tanaman hortikultura yang tersedia di dalam website.
Ketua Kelompok Tani Desa Kemusu, Sukri, menyambut baik kehadiran media informasi digital tersebut. Menurutnya, website yang dikembangkan mahasiswa dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai greenhouse dan budidaya tanaman dengan lebih mudah.
Informasi yang tersedia di dalam website juga diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat mengenai teknik budidaya tanaman serta pengelolaan greenhouse.
Sosialisasi tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian pengembangan Greenhouse Smart Information. Sebelumnya, program telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari diskusi bersama pemerintah desa dan kelompok tani, observasi kondisi pertanian, penyusunan konsep, pengembangan website, penyusunan dan pengecekan konten, hingga uji coba website serta QR Code.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-R Tim II Undip berharap Greenhouse Smart Information tidak hanya menjadi produk digital selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan masyarakat dan kelompok tani Desa Kemusu.
Kehadiran website yang terintegrasi dengan QR Code diharapkan membuat informasi mengenai greenhouse, budidaya tanaman hortikultura, dan pemanfaatannya semakin mudah dijangkau.
Lebih jauh, inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung Greenhouse Desa Kemusu sebagai sarana edukasi pertanian sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengenal lebih luas pengembangan komoditas hortikultura berbasis teknologi digital.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi