
BATANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Pasekaran menggelar program sosial kemasyarakatan bertajuk “English Improvement Class” bagi siswa kelas VII SMPN 4 Batang, Desa Pasekaran, Kecamatan Batang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026) tersebut berlangsung selama 40 menit, mulai pukul 08.30 hingga 09.10 WIB. Pembelajaran difokuskan pada materi Simple Present Tense, salah satu dasar penting dalam memahami tata bahasa Inggris.
Program ini digagas dan dilaksanakan oleh Nabil Ahmad Aditya Nugraha sebagai bentuk kontribusi mahasiswa Program Studi Sastra Inggris dalam memberikan tambahan pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa kelas VII C dan VII D SMPN 4 Batang.
Pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh masih perlunya penguatan pemahaman Bahasa Inggris, khususnya grammar dasar, di kalangan siswa. Karena itu, materi Simple Present Tense dipilih karena berkaitan erat dengan penggunaan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi fondasi untuk mempelajari struktur kalimat yang lebih kompleks.
Dalam pembelajaran tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat pemahaman siswa. Materi meliputi pengertian dan fungsi Simple Present Tense, pola kalimat positif, negatif, dan interogatif, serta aturan perubahan kata kerja dengan tambahan akhiran -s/-es pada subjek He, She, dan It.
Kegiatan diawali dengan pengenalan Simple Present Tense dan contoh penggunaannya untuk menggambarkan aktivitas maupun kebiasaan sehari-hari. Siswa kemudian diajak memahami pola pembentukan kalimat serta mengenali penggunaan kata kerja yang tepat sesuai dengan subjek.
Agar pembelajaran tidak hanya berlangsung secara satu arah, mahasiswa memberikan sejumlah contoh dan latihan. Siswa juga mengikuti kuis untuk menguji pemahaman, mulai dari menentukan bentuk kata kerja yang tepat hingga mengubah kalimat ke dalam bentuk negatif dan interogatif.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti penjelasan, mengerjakan latihan, serta mencoba menjawab soal yang diberikan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengingat kembali materi grammar dasar dan mempraktikkannya dalam bentuk kalimat sederhana.
Meski demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa siswa belum aktif mengajukan pertanyaan selama pembelajaran. Ketika diberikan pertanyaan secara langsung, sebagian siswa juga masih tampak ragu dan belum lancar dalam memberikan jawaban.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa siswa masih membutuhkan latihan secara berkelanjutan, terutama untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, keterbatasan waktu menjadi tantangan tersendiri karena materi dan latihan harus disampaikan hanya dalam durasi 40 menit.
Kendati demikian, kegiatan tetap berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Materi utama mengenai Simple Present Tense berhasil disampaikan dan siswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan pemahamannya melalui latihan serta kuis.
Melalui program “English Improvement Class”, mahasiswa KKN UNDIP berharap siswa tidak hanya memahami konsep dasar grammar, tetapi juga semakin percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris. Pemahaman terhadap Simple Present Tense diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi siswa untuk mempelajari materi Bahasa Inggris lainnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama mahasiswa KKN dan siswa kelas VII C serta VII D SMPN 4 Batang sebagai penanda terlaksananya program pembelajaran tersebut.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi