
Kendal, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang menggelar seminar edukasi investasi lewat ‘Seminar Keuangan’ bagi Generasi Z, Minggu, (09/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong generasi muda agar lebih bijak dalam mengambil keputusan investasi.
Seminar menghadirkan pemateri dari ISP serta dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai investasi, mulai dari pentingnya mengenali instrumen investasi, memahami risiko, memilih instrumen yang sesuai, hingga tidak mudah mengikuti tren investasi yang berkembang di media sosial.
Kegiatan tersebut menyasar Generasi Z yang semakin dekat dengan teknologi dan layanan keuangan digital. Kemudahan dalam memperoleh informasi investasi perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar keputusan finansial tidak hanya didasarkan pada tren maupun ajakan di media sosial.
Selama seminar berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi dengan antusias. Peserta juga mendapat kesempatan berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan kepada pemateri mengenai investasi dari sisi praktis maupun akademis.
Kehadiran pemateri dari latar belakang yang berbeda memberikan sudut pandang yang lebih luas bagi peserta. Pembahasan tidak hanya menekankan peluang investasi, tetapi juga pentingnya memahami risiko serta mempertimbangkan kemampuan finansial sebelum menentukan pilihan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Sukardi, mengapresiasi pelaksanaan seminar yang dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah mengadakan acara seperti ini. Gen Z sangat antusias mengikuti seminar, dan menurut saya kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak muda tentang investasi,” ungkap Sukardi.
Ia berharap kegiatan edukasi yang menyasar generasi muda dapat terus dilakukan. Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar, Adi, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu upaya mahasiswa untuk meningkatkan literasi investasi di kalangan Generasi Z.
“Kami ingin seminar ini menjadi ruang bagi Gen Z untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai investasi. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta tidak hanya tertarik untuk berinvestasi karena tren, tetapi juga memahami apa yang mereka pilih dan risiko yang ada di dalamnya,” tutur Adi.
Menurut Adi, perkembangan informasi investasi yang semakin mudah diakses membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi sebelum mengambil keputusan.
“Literasi investasi menjadi penting karena sekarang informasi tentang investasi sangat mudah ditemukan. Kami berharap peserta bisa lebih bijak dalam memilih informasi dan instrumen investasi, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan pemahaman, bukan sekadar ikut-ikutan,” lanjutnya.
Melalui seminar tersebut, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap peserta dapat membangun kebiasaan mengelola keuangan secara lebih terencana. Pemahaman mengenai peluang dan risiko investasi diharapkan menjadi bekal bagi Generasi Z sebelum mengambil keputusan finansial.
Kegiatan seminar investasi ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda. Dengan pemahaman yang memadai, Generasi Z diharapkan mampu menjadi generasi yang lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan serta menentukan pilihan investasi.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 179
Editor: R. D. Pramesti