Beranda Pendidikan KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN 1 Jurangagung Kendal Belajar Ecoprint

KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN 1 Jurangagung Kendal Belajar Ecoprint

Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja bidang pendidikan tersebut memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan batu.

kkn upgris
Mahasiswa KKN UPGRIS ketika dampingi siswa SDN 1 Jurangagung membuat ecoprint (Foto:ist)

KENDAL, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengajak 19 siswa kelas 4 SDN 1 Jurangagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, belajar kreatif melalui praktik membuat ecoprint, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja bidang pendidikan tersebut memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan batu.

Para siswa diajak mengenal potensi lingkungan sekitar sekaligus mengembangkan kreativitas melalui pembuatan motif pada totebag polos.

Kegiatan diawali dengan perkenalan dan ice breaking. Mahasiswa KKN kemudian menjelaskan pengertian ecoprint serta tahapan pembuatannya menggunakan bahasa sederhana.

Setiap siswa mendapat totebag polos dan bebas memilih daun serta bunga untuk membentuk motif sesuai imajinasi. Bahan tersebut kemudian ditumbuk menggunakan batu agar warna alaminya menempel pada kain dengan pendampingan mahasiswa.

Suasana belajar berlangsung meriah. Para siswa tampak antusias memilih bahan, menyusun motif, berdiskusi, dan menunjukkan hasil karya kepada teman-temannya.

“Saya sangat suka belajar ecoprint bersama kakak KKN karena saya bisa berkreasi sesuka hati,” ujar Ara, salah satu siswa kelas 4.

Mahasiswa KKN UPGRIS, Laila, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus berani mencoba hal baru.

“Awalnya kami hanya ingin mengenalkan ecoprint dengan cara sederhana. Ternyata anak-anak justru menikmati prosesnya, mulai dari memilih daun sampai menumbuknya pakai batu. Mereka jadi lebih berani mencoba hal baru,” katanya.

Selain menjadi hasil kreativitas siswa, totebag tersebut juga dapat digunakan untuk membawa buku, alat tulis, maupun bekal. Penggunaan tas berbahan kain juga menjadi sarana mengenalkan kebiasaan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UPGRIS berharap pembelajaran berbasis kreativitas dan lingkungan dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa. Dari bahan-bahan sederhana di sekitar, para siswa berhasil menghasilkan karya yang unik sekaligus bermanfaat.

Penulis : Tim Mahasiswa KKN

Editor : Jaka N

Exit mobile version