Beranda Daerah Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN-R Tim II Undip Dampingi Digitalisasi Usaha...

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN-R Tim II Undip Dampingi Digitalisasi Usaha di Denasri Kulon

Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi, memperkuat pengelolaan usaha, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk.

Mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program Pemberdayaan dan Pendampingan Digitalisasi Pelaku UMKM untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Desa Denasri Kulon
Mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program Pemberdayaan dan Pendampingan Digitalisasi Pelaku UMKM untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Desa Denasri Kulon. (Foto : Dok KKN)

BATANG, Jatengnews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui program Pemberdayaan dan Pendampingan Digitalisasi Pelaku UMKM untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Desa Denasri Kulon. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi, memperkuat pengelolaan usaha, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang berlangsung pada 31 Juli 2026 di Balai Desa Denasri Kulon. Kegiatan tersebut diikuti oleh pelaku UMKM, perwakilan RT/RW, serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Denasri Kulon.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-R Tim II Undip memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun kepercayaan diri pelaku UMKM dalam beradaptasi dengan digitalisasi. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai perangkat digital yang dapat mendukung kegiatan usaha sehari-hari.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan dan penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital, panduan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pencatatan kas harian, hingga perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara otomatis.

Tak hanya berfokus pada administrasi dan pengelolaan keuangan, mahasiswa juga membekali pelaku UMKM dengan kemampuan pemasaran digital. Peserta mendapatkan materi mengenai teknik copywriting untuk membuat promosi yang lebih menarik, teknik fotografi produk, pembuatan video promosi, serta pembuatan titik lokasi usaha melalui Google Maps.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM agar produknya tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen dari wilayah lain.

Selain digitalisasi, mahasiswa KKN-R Tim II Undip turut mengenalkan inovasi produk dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar Desa Denasri Kulon, seperti tempe dan telur asin. Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM untuk melihat potensi bahan lokal sebagai peluang pengembangan produk baru.

Program tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Setelah kegiatan utama, mahasiswa melanjutkan pendampingan secara berkala kepada pelaku UMKM. Pendampingan dilakukan untuk membantu masyarakat mempraktikkan materi yang telah diberikan, memberikan solusi ketika menghadapi kendala, serta memantau perkembangan penerapan digitalisasi dalam aktivitas usaha.

Pendampingan dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing pelaku UMKM dan kondisi di lapangan.

Salah satu pelaku UMKM yang mengikuti program tersebut adalah Fahrur Rozi, pemilik usaha aneka keripik di Desa Denasri Kulon. Melalui program ini, ia memperoleh pengetahuan sekaligus praktik mengenai pembuatan QRIS, pengurusan NIB, pembuatan lokasi usaha di Google Maps, pencatatan keuangan, serta penyusunan copywriting untuk kebutuhan promosi.

“Setelah mengikuti sosialisasi dan pendampingan, saya jadi lebih memahami cara memanfaatkan digitalisasi untuk usaha. Pembuatan QRIS, NIB, lokasi Google Maps, sampai cara membuat promosi dengan copywriting membantu saya untuk mengembangkan dan memperkenalkan usaha saya kepada lebih banyak orang,” ujar Fahrur.

Kegiatan pendampingan ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong UMKM Desa Denasri Kulon agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti perubahan zaman.

Melalui pemanfaatan teknologi secara bertahap, pelaku UMKM diharapkan semakin tertib dalam mengelola usaha, memiliki legalitas yang lebih baik, mampu melakukan pemasaran secara digital, serta berani melakukan inovasi produk.

Mahasiswa KKN-R Tim II Undip berharap pendampingan tersebut dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan UMKM yang semakin adaptif dan kompetitif, geliat usaha lokal diharapkan turut memperkuat perekonomian sekaligus mendukung pengembangan ekonomi Desa Denasri Kulon.






Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version