DEMAK, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggerakkan aksi penghijauan melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di RW 4 Dusun Panjen, Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyerahkan 20 bibit TOGA dari sembilan jenis tanaman, yakni laos, jahe, kunir putih, ciplukan, kumis kucing, telang, daun mint, rosela, dan kencur.
Mahasiswa juga bersama warga bergotong royong membersihkan gulma, menata taman, serta memasang spanduk edukasi mengenai manfaat dan cara perawatan tanaman obat.
Penanggung jawab kegiatan Nadya Provita, mengatakan penanaman TOGA diharapkan dapat menghidupkan kembali fungsi taman sebagai ruang hijau sekaligus apotek hidup bagi masyarakat.
“Kami ingin menghidupkan kembali fungsi taman RW 4 sebagai ruang hijau yang tidak hanya asri, tetapi juga fungsional. Dengan adanya sembilan jenis tanaman obat beserta spanduk edukasinya, warga bisa memanfaatkannya untuk membantu menjaga kesehatan keluarga,” ujar Nadya.
Gilang yang juga penanggung jawab kegiatan menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.
“Gotong royong membersihkan taman dan menanam bibit ini menjadi momen kebersamaan yang sangat positif. Kami berharap warga terus merawat taman ini secara berkelanjutan,” katanya.
Perwakilan Ketua RT 1 Dusun Panjen, Rizal, turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS dalam memperbaiki kondisi taman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN UPGRIS. Taman RW 4 sekarang menjadi lebih bersih, rapi, dan bermanfaat dengan adanya tanaman obat serta spanduk edukasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS berharap taman TOGA dapat terus dirawat warga sehingga menjadi ruang hijau yang asri sekaligus bermanfaat untuk mendukung kesehatan keluarga di Desa Kuripan.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Jaka N
