Beranda Daerah Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Literasi Keuangan Digital Ibu-Ibu PKK Desa Kemusu

Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Literasi Keuangan Digital Ibu-Ibu PKK Desa Kemusu

Materi mencakup manfaat membangun kebiasaan menabung, kemudahan tabungan digital, hingga pemanfaatan layanan perbankan melalui telepon genggam.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro bersama warga Desa Kemusu mengenal manfaat perbankan digital sekaligus memahami cara menjaga keamanan saat melakukan transaksi. (Foto : Dok KKN)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro bersama warga Desa Kemusu mengenal manfaat perbankan digital sekaligus memahami cara menjaga keamanan saat melakukan transaksi. (Foto : Dok KKN)

BOYOLALI, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) mendorong peningkatan literasi keuangan digital di kalangan ibu-ibu PKK Desa Kemusu, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali.

Edukasi tersebut digelar dalam pertemuan ibu-ibu PKK pada Sabtu (1/8/2026), dengan mengangkat pembahasan mengenai pentingnya menabung, manfaat layanan perbankan digital, serta cara menjaga keamanan saat melakukan transaksi secara daring.

Kegiatan menjadi bagian dari program kerja individu bertajuk “Peningkatan Literasi Keuangan Digital melalui Edukasi dan Pendampingan Akun SeaBank bagi Ibu-Ibu PKK” di Desa Kemusu.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif menggunakan bahasa sederhana yang disesuaikan dengan pengalaman sehari-hari para peserta. Materi mencakup manfaat membangun kebiasaan menabung, kemudahan tabungan digital, hingga pemanfaatan layanan perbankan melalui telepon genggam.

Peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah fitur dasar aplikasi SeaBank. Pendampingan dilakukan secara bertahap agar peserta yang belum terbiasa menggunakan layanan perbankan digital dapat mengikuti setiap tahapan dengan lebih mudah.

Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa membagikan leaflet berisi informasi mengenai manfaat menabung dan tips aman menggunakan layanan keuangan digital. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan bacaan yang bisa dipelajari kembali setelah kegiatan berlangsung.

Aspek keamanan transaksi turut menjadi perhatian utama dalam edukasi. Mahasiswa mengingatkan peserta agar tidak sembarangan membagikan data pribadi, PIN, maupun kode OTP kepada orang lain.

Peserta juga diajak lebih waspada terhadap pesan, panggilan telepon, maupun tautan mencurigakan yang mengatasnamakan pihak perbankan.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi diskusi. Sejumlah ibu-ibu PKK menanyakan cara menggunakan layanan perbankan melalui telepon genggam, menjaga keamanan akun, hingga langkah yang perlu dilakukan ketika menerima pesan mencurigakan.

Diskusi berlangsung dua arah. Peserta yang sudah memiliki pengalaman menggunakan layanan perbankan digital turut berbagi pengalaman, sementara peserta lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami penggunaan layanan digital dengan lebih baik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP tidak hanya mengenalkan teknologi perbankan, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan aman di tengah semakin berkembangnya layanan digital.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Dengan meningkatnya literasi keuangan digital, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan berbagai layanan keuangan secara lebih percaya diri, bijak, dan bertanggung jawab, sekaligus memahami risiko keamanan yang perlu diwaspadai dalam setiap transaksi digital.







Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor    : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version