Beranda Daerah Permudah Urusan Adminduk, Mahasiswa KKN Undip Libatkan Kadus sebagai Jembatan Informasi

Permudah Urusan Adminduk, Mahasiswa KKN Undip Libatkan Kadus sebagai Jembatan Informasi

Sosialisasi menyasar jajaran perangkat desa, dengan fokus utama kepada para Kepala Dusun

mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar sosialisasi pada Senin (3/8) pukul 10.00 WIB di Kantor Desa Kendaldoyong untuk memperkuat peran Kepala Dusun (Kadus) sebagai saluran utama informasi pelayanan publik.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar sosialisasi pada Senin (3/8) pukul 10.00 WIB di Kantor Desa Kendaldoyong untuk memperkuat peran Kepala Dusun (Kadus) sebagai saluran utama informasi pelayanan publik. (Foto : Dok KKN)

PEMALANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) mendorong penguatan peran Kepala Dusun (Kadus) sebagai jembatan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi alur pelayanan administrasi kependudukan di Desa Kendaldoyong, Pemalang, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB di Kantor Desa Kendaldoyong itu mengusung tema “Sosialisasi Alur Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Tingkat Desa”. Sosialisasi menyasar jajaran perangkat desa, dengan fokus utama kepada para Kepala Dusun.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih ditemukannya kendala masyarakat dalam memahami jenis layanan, tahapan pengurusan, hingga kelengkapan dokumen administrasi kependudukan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kesalahan berkas maupun keterlambatan dalam proses pelayanan.

Di sisi lain, belum tersedianya situs web resmi desa yang secara khusus memuat informasi pelayanan administrasi menjadi salah satu tantangan dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Undip memilih memperkuat jalur komunikasi yang telah dekat dengan masyarakat, yakni melalui Kepala Dusun. Kadus dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan warga di wilayah masing-masing.

Sebelum kegiatan berlangsung, mahasiswa terlebih dahulu melakukan pengumpulan dan pemetaan informasi mengenai berbagai jenis pelayanan administrasi di kantor desa. Informasi tersebut mencakup persyaratan dokumen, alur pengurusan surat, hingga jam operasional pelayanan.

Data yang telah dihimpun kemudian dikemas dalam media informasi visual berupa banner dan poster. Media tersebut dirancang agar informasi pelayanan dapat dipahami masyarakat secara lebih mudah, sekaligus menjadi panduan yang dapat diakses ketika warga membutuhkan layanan administrasi.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa menjelaskan alur pelayanan sekaligus menekankan pentingnya peran Kadus dalam menyampaikan informasi secara tepat kepada masyarakat. Banner dan poster yang telah disusun juga diserahkan serta dipasang di area pelayanan Desa Kendaldoyong.

Penguatan komunikasi langsung melalui Kadus dan penyediaan media informasi cetak menjadi alternatif di tengah belum tersedianya kanal informasi digital desa. Dengan cara tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung pada informasi dari sumber yang belum tentu sesuai dengan prosedur pelayanan desa.

Ketersediaan informasi yang jelas diharapkan dapat membantu warga mempersiapkan dokumen sejak awal. Dengan demikian, potensi kesalahan berkas dapat ditekan dan proses pengurusan administrasi kependudukan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Program tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Penguatan akses informasi pelayanan publik menjadi salah satu langkah untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui edukasi perangkat desa dan penyediaan media informasi pelayanan, mahasiswa KKN Undip berharap Desa Kendaldoyong dapat memiliki sistem penyampaian informasi administrasi yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Ke depan, peran aktif Kepala Dusun diharapkan mampu memastikan informasi pelayanan publik tidak berhenti di tingkat kantor desa, tetapi benar-benar sampai kepada masyarakat di setiap dusun secara merata.






Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor      : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version