
Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang bersama ibu-ibu PKK Desa Mangunanlor menggelar jalan sehat dan pagelaran seni di Desa Mangunanlor, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Sabtu (15/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan dipusatkan di Balai Desa Mangunanlor. Sejumlah warga, ibu-ibu PKK, serta mahasiswa KKN mengikuti jalan sehat dengan menyusuri kawasan permukiman desa.
Selain olahraga bersama, panitia menyiapkan pembagian kupon undian doorprize bagi peserta. Berbagai hadiah, seperti perabot rumah tangga, sembako, dan cendera mata, dibagikan kepada peserta berdasarkan nomor undian yang diperoleh.
Kemeriahan berlanjut melalui penampilan tari kolaborasi tradisional dan modern yang dibawakan oleh mahasiswi KKN bersama ibu-ibu PKK. Penampilan tersebut menjadi hasil latihan bersama yang dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.
Mahasiswi KKN, Adiella, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
“Kami sangat bersyukur atas sambutan hangat dan antusiasme dari ibu-ibu PKK serta warga sekitar. Melalui jalan sehat ini, kita tidak hanya berolahraga, tetapi juga merajut kebersamaan yang lebih erat selama masa pengabdian kami di desa ini,” ujar Adiella.
Ketua PKK Desa Mangunanlor, Pa’ah, turut mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan energi positif dalam kegiatan kemasyarakatan di desa.
“Kami dari pihak PKK sangat bangga dan berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN. Acara hari ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas generasi dapat menciptakan suasana desa yang hidup, sehat, dan penuh kebahagiaan,” ungkap Pa’ah.
Melalui kegiatan jalan sehat dan pagelaran seni tersebut, mahasiswa KKN dan PKK Desa Mangunanlor berharap semangat kebersamaan, kesehatan, dan gotong royong dapat terus terjaga di tengah masyarakat.
Penulis: Tim mahasiswa KKN Posko 144
Editor: R. D. Pramesti