
KAB SEMARANG, Jatengnews.id — Pelaku UMKM di Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mendapatkan pelatihan branding dan desain label kemasan modern berbasis Canva.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai RW 07 tersebut diikuti sejumlah pelaku UMKM dan ibu-ibu warga setempat.
Pelatihan tersebut bertujuan membantu pelaku usaha meningkatkan daya tarik produk melalui kemasan yang lebih informatif, menarik, dan profesional. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan desain label produk menggunakan aplikasi Canva.
Ketua Tim KKN UPGRIS Kelompok 10, Arif Arya Kusuma, mengatakan kemasan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkenalkan produk kepada konsumen.
“Kemasan merupakan wajah pertama produk. Karena itu, desain label yang informatif dan menarik penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 10, Arif Alfian Choirul Anwar. Ia menjelaskan lima unsur penting dalam label kemasan, yakni nama merek, foto atau ilustrasi produk, varian, informasi kontak, serta tanggal kedaluwarsa dan netto.
“Branding kemasan bukan sekadar pemanis visual, tetapi juga menjadi strategi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan nilai jual produk,” jelas Alfian.
Pada sesi praktik, peserta didampingi mahasiswa mulai dari memilih template Canva, mengganti nama produk dan nomor WhatsApp, hingga mengunduh desain dalam format siap cetak. Pendampingan dilakukan secara berkelompok agar peserta dapat langsung berkonsultasi dan mengembangkan desain produknya.
Sejumlah peserta berhasil menyelesaikan draf label kemasan di lokasi kegiatan. Salah satunya produk minuman herbal Jamu Kunyit Asem Ibu Mujiyanti yang tampil dengan desain lebih modern dan rapi.
Mujiyanti mengaku terbantu dengan pelatihan tersebut. “Sekarang kemasan jamu saya terlihat lebih menarik dan profesional. Saya jadi lebih percaya diri untuk memasarkannya ke pembeli yang lebih luas,” ungkapnya.
Perwakilan PKK Kelurahan Wujil, Istiana, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan branding memberikan pengetahuan baru bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 10. Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa berharap keterampilan branding yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga produk UMKM Wujil semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Shodiqin