
Semarang, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 62 UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Pemuda-Pemudi Sidorukun dalam menyelenggarakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Srandil, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Kolaborasi tersebut berlangsung pada (11–17/08/2026) dan melibatkan warga dari berbagai kelompok usia.
Kehadiran mahasiswa KKN turut membantu pelaksanaan kegiatan karena jumlah anggota Pemuda-Pemudi Sidorukun yang terlibat dalam kepanitiaan terbatas. Mahasiswa membantu berbagai kebutuhan, mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan perlombaan, hingga pembagian hadiah kepada peserta.
“Awalnya dari pemuda-pemudi kan hanya sekitar lima orang. Dengan adanya mahasiswa KKN, kami sangat terbantu, mulai dari persiapan sampai membungkus dan membagikan hadiah. Teman-teman KKN sangat membantu pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Amelia Agustina, salah satu anggota Pemuda-Pemudi Sidorukun Dusun Srandil.
Pembagian peran dilakukan berdasarkan kemampuan masing-masing pihak. Pemuda-pemudi Sidorukun berperan dalam memahami kondisi dan karakter warga setempat, sedangkan mahasiswa KKN membantu dari sisi tenaga dan teknis pelaksanaan kegiatan.
“Menurutku paling terasa di koordinasi dan pelaksanaan di lapangan. Pemuda-pemudi lebih memahami kondisi dan warga di dusun, sedangkan dari KKN kita bisa membantu dari sisi tenaga dan teknis. Jadi tugasnya bisa dibagi dan acara jadi lebih terkoordinasi,” ujar Raju Fikri, mahasiswa KKN Posko 62 UIN Walisongo Semarang.
Libatkan Warga dari Berbagai Usia
Rangkaian perlombaan anak-anak digelar pada (11–12/08) dengan berbagai permainan, seperti mewarnai, menggambar, estafet, tebak gaya, dan permainan tradisional.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan perlombaan dan pertandingan olahraga bagi ibu-ibu serta bapak-bapak pada 12 dan 14 Agustus. Keterlibatan warga dari berbagai kelompok usia membuat rangkaian perayaan kemerdekaan berlangsung meriah.
Amelia mengatakan kegiatan tetap mendapat sambutan dari masyarakat meskipun jumlah peserta tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian warga mengikuti kegiatan lain yang berlangsung bersamaan, sementara beberapa anak tidak dapat mengikuti perlombaan karena telah berangkat ke pondok.
Secara keseluruhan, Amelia memperkirakan sekitar 80 warga mengikuti rangkaian perlombaan yang diselenggarakan di Dusun Srandil.
Malam Tirakatan hingga Upacara Kemerdekaan
Menjelang puncak peringatan, warga mengikuti malam tirakatan pada Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan pemutaran after movie rangkaian perlombaan serta nonton film bersama.
Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung pada Senin (17/8/2026) pukul 08.00 WIB di halaman Masjid Al-Mubarok Dusun Srandil.
Dalam upacara tersebut, mahasiswa KKN Posko 62 UIN Walisongo dipercaya menjadi petugas upacara. Sementara itu, Kepala Dusun Srandil, Turmidi, bertindak sebagai pembina upacara.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian medali dan hadiah kepada peserta lomba. Seluruh peserta anak-anak mendapatkan medali, sedangkan hadiah diberikan kepada para pemenang dari setiap cabang perlombaan.
Harap Kolaborasi Tetap Berlanjut
Raju berharap hubungan antara mahasiswa KKN dan Pemuda-Pemudi Sidorukun tetap terjalin setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.
“Harapannya tentu kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut. Meskipun nanti KKN sudah selesai, semoga hubungan baik antara mahasiswa dan Pemuda-Pemudi Sidorukun tetap terjaga dan bisa menjadi pengalaman yang baik untuk kedua pihak,” ujarnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Dusun Srandil menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemuda-Pemudi Sidorukun, dan masyarakat. Keterlibatan ketiga unsur tersebut tidak hanya membantu kelancaran kegiatan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN Posko 62 UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti