KARANGANYAR, Jatengnews.id – Forum Masyarakat Karanganyar (Formaska) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar mempercepat penanganan sejumlah perkara yang dinilai masih tersendat, termasuk kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Madaniyah.
Koordinator Formaska Muhammad Riyadi mengatakan, momentum Hari Bhakti Adhyaksa harus menjadi titik kebangkitan penegakan hukum di Karanganyar.
“Kalau kasus yang sudah ada segera dilanjutkan supaya ada kepastian hukum. Jangan dibuat mengambang,” ujar Riyadi, Rabu (2/9/2026).
Ia menyoroti perkara dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Madaniyah. Menurutnya, pihak yang diduga melakukan penyuapan telah menjalani proses hukum, sementara pihak yang diduga menerima suap belum terlihat tersentuh proses hukum.
“Penanganan kasus korupsi Masjid Agung bukan lambat lagi, sudah tersendat-sendat dan cenderung tidak ada perkembangan,” tegasnya.
Riyadi meminta Kejari Karanganyar lebih terbuka menyampaikan perkembangan perkara kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan penting agar tidak muncul spekulasi maupun persepsi negatif.
“Yang dilihat masyarakat bukan hanya kejaksaan, tetapi sisi keadilannya. Ketika keadilan itu diwujudkan dan ditegakkan di Karanganyar, masyarakat akan menilai bahwa penegak hukum ini baik,” katanya.
Formaska berharap momentum Hari Bhakti Adhyaksa menjadi dorongan bagi aparat penegak hukum untuk berani dan aktif menuntaskan perkara yang menjadi perhatian publik.
“Kita berharap dengan Hari Adhyaksa ini, penegakan hukum di Karanganyar benar-benar berkembang dan bangkit untuk tegaknya sebuah keadilan,” pungkas Riyadi.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N
