KAB SEMARANG, Jatengnews.id – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 10 berkolaborasi dengan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bergas memberikan edukasi mitigasi kebakaran kepada siswa SD Negeri 02 Wujil, Desa Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan bahaya kebakaran, cara pencegahan, serta langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat. Siswa juga diperkenalkan dengan peralatan pemadam kebakaran dan mengikuti simulasi bersama petugas Damkar.
Perwakilan Damkar Bergas, M. Eko, mengatakan edukasi sejak dini penting agar anak-anak memiliki pengetahuan dasar saat menghadapi kebakaran.
“Yang terpenting adalah tidak panik, segera menjauh dari sumber bahaya, dan meminta bantuan kepada orang dewasa atau petugas,” ujarnya.
Kepala SD Negeri 02 Wujil, Rusyati, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa.
“Edukasi seperti ini sangat penting karena siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memahami secara langsung bagaimana langkah awal dalam menghadapi bahaya kebakaran,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan KKN UPGRIS Kelompok 10, Arif Sholikin, berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini. Pencegahan dan kesiapsiagaan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko bencana,” ungkapnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti edukasi dan simulasi yang diberikan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi potensi kebakaran dan situasi darurat lainnya.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Jaka N


