KARANGANYAR, Jatengnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyiapkan kerja sama dengan Samsat untuk memperluas akses pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, program tersebut merupakan inisiatif Pemkab untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan layanan di tingkat desa, warga diharapkan tidak perlu datang jauh ke kantor Samsat untuk membayar pajak tahunan kendaraan.
“Tujuan pertama kita membantu masyarakat. Ini untuk mempermudah masyarakat membayar pajak,” kata Rober, Rabu (2/9/2026).
Menurut Rober, layanan yang lebih dekat juga dapat membantu warga yang kerap lupa jatuh tempo atau terkendala kesibukan sehingga menunda pembayaran pajak.
Sementara itu, Kepala Dispermades Karanganyar Heru Joko Sulistyo menjelaskan, konsep yang disiapkan berupa pembentukan unit usaha baru di lingkungan BUMDes yang nantinya ditawarkan untuk bekerja sama dengan Samsat.
“Ini kesepakatan bentuk unit usaha baru. Unit usaha barunya kita tawarkan kerja sama dengan Samsat,” ujar Heru.
Namun, kerja sama tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum sampai pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Pemkab masih menyiapkan sarana prasarana serta sumber daya manusia (SDM) yang akan mengelola layanan.
Selain memudahkan masyarakat, program ini diharapkan menjadi peluang baru bagi BUMDes untuk mengembangkan usaha. Dengan sekitar 162 desa di Karanganyar, potensi pengembangan layanan tersebut dinilai cukup besar.
Heru menegaskan, BUMDes nantinya harus aktif melakukan jemput bola, bukan sekadar menunggu masyarakat datang.
“Tidak hanya sekadar menunggu, duduk, masyarakat datang. Tapi harus jemput bola, berikan daya tarik tersendiri,” tegasnya.
Pemkab Karanganyar saat ini masih melakukan persiapan teknis sebelum kerja sama dengan Samsat resmi direalisasikan.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N
