Beranda Pendidikan Expo KKN UPGRIS Angkat Potensi Seni, Budaya, dan UMKM Ambarawa

Expo KKN UPGRIS Angkat Potensi Seni, Budaya, dan UMKM Ambarawa

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam tersebut memadukan perlombaan, pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pertunjukan seni dan budaya dari berbagai desa di Kecamatan Ambarawa.

kkn upgris
Suasana Pekan Expo KKN UPGRIS di kawasan Monumen Palagan Ambarawa Kab Semarang (Foto:ist)

AMBARAWA, Jatengnews.id  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar Pekan Expo KKN UPGRIS Seni dan Potensi Ambarawa di kawasan Monumen Palagan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam tersebut memadukan perlombaan, pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pertunjukan seni dan budaya dari berbagai desa di Kecamatan Ambarawa.

Ketua Expo KKN UPGRIS, Fahmi Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengumpulkan sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki masyarakat di setiap desa.

“Kami dari KKN mengumpulkan dan mengemas kesenian dan UMKM dari tiap desa menjadi pesona,” ujar Fahmi.

Beragam kesenian daerah tampil di panggung utama, di antaranya Reog Lodoyong, Tari Kreasi Baran, Tari Centini Kupang, Tari Prajuritan Pasekan, Cakilan Ngampin, Reog Pojoksari, Reog Bejalen, Reog Tambakboyo, Sendra Tari Kranggan, hingga Barongsai dari wilayah Panjang.

Rektor UPGRIS Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

“Para mahasiswa biasanya mendapatkan ilmu di kampus, kini dapat membagikan ilmunya kepada masyarakat untuk memberikan makna dan dampak nyata kepada masyarakat,” kata Sapto.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, menilai Expo KKN UPGRIS dapat membantu memperkenalkan potensi seni, budaya, dan UMKM Ambarawa kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dampak kepada masyarakat dan output yang diberikan adalah membuat Ambarawa menjadi kota heritage, seni budaya, dan UMKM yang perlu terus dikembangkan,” ujar Wiwin.

Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan Lomba Solo Vokal, Lomba K3, serta Lomba Menghias Stand Expo UMKM.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berupaya menjadikan expo sebagai ruang kolaborasi untuk mempertemukan sekaligus mempromosikan potensi seni, budaya, dan UMKM masyarakat Ambarawa.

Penulis : Tim Mahasiswa KKN

Editor : Jaka N

Exit mobile version