33.3 C
Semarang
, 31 Agustus 2025
spot_img

15 Industri Serap 10.483 Pekerja, Demak Evaluasi PKKPR Kawasan Industri Jatengland

Data yang dipaparkan oleh pihak Jatengland menyebutkan bahwa hingga bulan Mei 2025, terdapat 15 perusahaan yang sudah beroperasi di kawasan industri ini.

DEMAK, Jatengnews.id – Forum Penataan Ruang (FPR) Kabupaten Demak kembali menggelar Penilaian Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Kawasan Industri PT. Jawa Tengah Lahan Andalan (Jatengland).

Penilaian ini sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Demak dalam memastikan pemanfaatan ruang berjalan sesuai rencana tata ruang, sekaligus mendukung pertumbuhan industri yang tertib dan berdampak sosial ekonomi.

Baca juga : Hari Pelanggan Nasional: PT PLN Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan Bagi Pelaku Usaha Industri di Demak

Data yang dipaparkan oleh pihak Jatengland menyebutkan bahwa hingga bulan Mei 2025, terdapat 15 perusahaan yang sudah beroperasi di kawasan industri ini. Jumlah tenaga kerja industri yang terserap mencapai 8.383 orang, ditambah 2.100 tenaga kerja di sektor konstruksi, sehingga total penyerapan tenaga kerja mencapai 10.483 orang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, yang juga Ketua FPR, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengawal keteraturan pemanfaatan ruang.

“Kami dari Forum Penataan Ruang Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan tata ruang secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Fokus bahasan dalam forum ini antara lain meliputi: Progres pembebasan lahan; Penilaian teknis dokumen PKKPR; Perkembangan infrastruktur dan industri di Jatengland; Pelayanan perizinan dan investasi oleh Pemkab Demak

Sementara itu, Plt. Kepala Dinputaru Demak, Amir Mahmud, menekankan bahwa evaluasi PKKPR bukan hanya formalitas administratif, tetapi menjadi alat kendali kualitas pembangunan wilayah.

“Penilaian PKKPR bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi sarana perbaikan dan peningkatan kualitas pengelolaan ruang secara menyeluruh,” jelas Amir.

Sebagai bagian dari kegiatan, FPR juga melakukan kunjungan lapangan ke salah satu tenant yang telah aktif, yaitu PT. Donlim Technologi Indonesia, guna meninjau langsung implementasi pemanfaatan ruang di lapangan.

Baca juga : Demak Sambut Investasi Strategis Industri Kosmetik

Pemerintah berharap, dengan penyerapan tenaga kerja yang signifikan dan pertumbuhan industri yang terukur, Jatengland dipandang sebagai salah satu kawasan strategis baru di Kabupaten Demak. Selain itu, proses penataan ruang yang konsisten dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN