Dorong Energi Hijau, Gubernur Jateng Resmikan Pabrik Panel Surya Terbesar se-Asia Tenggara

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 40 hektare, pabrik SEG Solar diharapkan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja

BATANG, Jatengnews.id  — Provinsi Jawa Tengah kembali mencatat pencapaian besar di sektor energi baru terbarukan (EBT) dengan diresmikannya operasional tahap pertama pabrik panel surya milik PT Solar Energi Generasi (SEG) Solar Manufacturing Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jumat (8/8/2025).

Pabrik milik perusahaan asal Amerika Serikat ini diklaim sebagai pabrik photovoltaic (PV) terintegrasi terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai investasi mencapai USD 500 juta atau setara dengan Rp 7,6 hingga Rp 8 triliun.

Baca juga: Gubernur Jateng Resmikan Renovasi 17 Stadion Bertaraf Internasional

“Ini adalah bukti bahwa Jawa Tengah menjadi magnet investasi di bidang energi terbarukan,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai meresmikan pabrik tersebut.

“Saat ini operasionalnya sudah mencapai 20 persen, dan ke depan akan terus berkembang,’’tambah Luthfi.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 40 hektare, pabrik SEG Solar diharapkan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja. Saat ini, sebanyak 350 tenaga kerja Indonesia dan 70 tenaga kerja asing telah tercatat melalui sistem OSS.

“Pabrik ini tidak hanya memberikan kontribusi pada sektor industri, tapi juga membuka peluang kerja yang sangat besar bagi masyarakat lokal,” kata Bupati Batang, Fais Kurniawan, yang turut hadir dalam peresmian.

Dengan kapasitas produksi mencapai 5 GW untuk sel surya dan 5 GW untuk modul surya per tahun, pabrik ini dinilai akan memperkuat kontribusi Indonesia dalam mencapai target 42% bauran energi terbarukan pada tahun 2030.

Baca juga: Pabrik Panel Surya Terbesar Resmi Beroperasi di KEK Kendal

“Investasi dari luar negeri hari ini selalu menanyakan kesiapan kita soal energi terbarukan. Dan hari ini kita jawab bahwa kita siap. Pabrik ini jadi tonggak penting menuju industri hijau dan rendah karbon,’’tambah Ahmad Luthfi.

Selain pengembangan tenaga surya, Pemprov Jawa Tengah juga terus mengembangkan sumber energi lainnya seperti tenaga air, angin, dan panas bumi. Hal ini merupakan bagian dari visi besar untuk mendukung kemandirian energi nasional.

“Semua ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia mandiri energi,” tutup Ahmad Luthfi.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN