25 C
Semarang
, 23 Februari 2026
spot_img

Nawal Yasin Canangkan HKG PKK Bangga Kencana dan Kapulaga untuk Pemberdayaan Keluarga

Kegiatan ini menghadirkan beragam layanan dan pelatihan, mulai dari Layanan KIA, Akta Kelahiran, KTP, Pelayanan KB, Pelatihan PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat), Pelatihan Pengembangan Usaha Ekonomi Perempuan, hingga pameran UMKM dan UPPKA.

KAB PEKALONGAN, Jatengnews.id  – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, bersama Plt Kepala BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto, mencanangkan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Bangga Kencana dan Kelompok Usaha Berbasis Keluarga (Kapulaga) di Pendapa Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan ini menghadirkan beragam layanan dan pelatihan, mulai dari Layanan KIA, Akta Kelahiran, KTP, Pelayanan KB, Pelatihan PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat), Pelatihan Pengembangan Usaha Ekonomi Perempuan, hingga pameran UMKM dan UPPKA. Rombongan juga meninjau PAUD Mawar dan layanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Baca juga: PKK Jateng Genjot Penguatan Kelembagaan, Nawal Yasin: Tak Boleh Sekadar Rutinitas

Nawal Yasin menekankan, acara ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dalam membangun keluarga berkualitas secara komprehensif, mencakup perencanaan keluarga sehat, layanan KB, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan perempuan.

“Kita lakukan pemberdayaan ekonomi keluarga lewat UP2K melalui pelatihan, tapi belum kita bentuk kelompok usaha bersamanya. Hari ini Kapulaga resmi kita canangkan sebagai wadah kader dan pelaku usaha perempuan untuk memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Nawal Kamis (20/11/2025).

Kapulaga juga akan berkolaborasi dengan Baznas, yang telah memfasilitasi pelatihan bagi lebih dari 2.000 kader PKK, termasuk pelatihan keterampilan menjahit, batik, boga, hingga pengelolaan daycare dan salon.

Nawal menambahkan, program ini menjadi bagian dari Kecamatan Berdaya, untuk meningkatkan kualitas generasi melalui pelatihan PATBM yang mendukung perlindungan anak dan perempuan, termasuk difabel.

Plt Kepala BKKBN Jateng, Brigjen Pol Hery Wiyanto, menyoroti tantangan KB pascapersalinan di Jawa Tengah, yang baru mencapai 51,75% hingga 10 November 2025.

Nawal mengapresiasi TP PKK yang aktif menggerakkan ibu hamil dan pascapersalinan agar menjadi akseptor KB pascapersalinan, sehingga risiko kehamilan tidak diinginkan akibat kondisi 4 Terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, terlalu banyak) bisa ditekan.

Baca juga: Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin Melantik Ketua PKK Kabupaten/Kota

Nawal juga menekankan pentingnya inovasi Posyandu untuk melayani enam SPM, termasuk kesehatan, pendidikan, sosial, serta ketentraman dan perlindungan masyarakat.

Nawal mengapresiasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq atas dukungan Posyandu dalam penerapan layanan UHC dan program Kencan Bumil, untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menekan angka stunting.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN