JAKARTA, Jatengnews.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mencatatkan prestasi nasional. Pemprov Jateng meraih peringkat keempat nasional dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Pemprov Jateng meraih skor 98,07, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat ketujuh.
Baca juga: Pemprov Jateng Integrasikan Trans Jateng dengan Transportasi Online dan Angkutan Lokal
Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Agung Hariyadi, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
“Tahun ini Jawa Tengah naik ke peringkat empat nasional. Tahun lalu kita masih di posisi tujuh. Ini menunjukkan komitmen keterbukaan informasi terus meningkat,” kata Agung.
Menurut Agung, capaian tersebut tidak lepas dari komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam membuka akses informasi publik secara luas melalui berbagai layanan digital.
“Pemprov Jateng terus membuka akses informasi melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni dan kanal Rumah Rakyat Kantor Gubernur. Ini bagian dari pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi berdampak positif terhadap kepercayaan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat RI Donny Yoesgiantoro menegaskan keterbukaan informasi publik tidak boleh dipandang sebagai beban semata.
“Keterbukaan informasi harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban undang-undang. Jika dijalani dengan kesadaran, manfaatnya akan dirasakan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Pemprov Jateng Siapkan 14 Program Strategis Dorong Ketahanan Pangan 2026
Komisioner KIP RI Bidang Strategi dan Riset Rospita Vici Paulyn menyebutkan skor Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Nasional 2025 berada di angka 66,43 atau kategori sedang, namun menunjukkan tren peningkatan.
Jawa Tengah masuk kategori baik dan berada di kelompok provinsi dengan capaian IKIP tertinggi nasional bersama DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat.(02)



