SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada Jumat (2/1/2026).
Cuaca berupa hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang diprakirakan terjadi pada sore hingga malam hari, termasuk di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya.
Baca juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Jateng 6 Maret 2025
Prakirawan BMKG Adelia menyampaikan, potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh bibit siklon tropis 90S yang terpantau berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.
“Kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot atau sekitar 75 kilometer per jam, dengan tekanan udara 998 hektopaskal dan bergerak ke arah tenggara,” jelas Adelia dalam keterangan resmi, Kamis (1/1/2026).
BMKG memperkirakan bibit siklon 90S berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan dengan kategori sedang hingga tinggi. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jawa Tengah.
“Bibit siklon tropis ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi angin yang memanjang dari pesisir selatan Jawa Barat hingga Yogyakarta,” paparnya.
BMKG juga mencatat adanya sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan yang turut memperkuat pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Tengah.
Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov Jateng dan BMKG Modifikasi Cuaca
“Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca signifikan. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat hingga sangat lebat,” imbaunya.
BMKG menetapkan sejumlah wilayah berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, Banten, serta beberapa wilayah di Sumatra dan Kalimantan. Sementara itu, potensi hujan petir juga diprakirakan terjadi di sejumlah kota besar, termasuk Semarang dan Surabaya.(02)



