27 C
Semarang
, 18 Januari 2026
spot_img

UPGRIS Bersama UTM Malaysia Laksanakan KKN Internasional di Jatirejo, Serahkan Panel Surya untuk Desa Wisata

Kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara ini dilaksanakan di Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang,

SEMARANG, Jatengnews.id  – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dengan melibatkan mahasiswa dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara ini dilaksanakan di Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang mulai tanggal 13-18 Januari 2026 dengan penyerahan bantuan panel surya guna mendukung pengembangan desa wisata setempat.

Baca juga: Dari Kolang-Kaling hingga Jahe Merah, Pengalaman Unik Mahasiswa JGU India di Jatirejo

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPGRIS, Prof. Dr. Wiyaka, M.Pd., menyampaikan bahwa program KKN Internasional merupakan agenda rutin yang telah lama dijalankan oleh UPGRIS.

Pada pelaksanaan kali ini, UPGRIS menggandeng mahasiswa dari UTM Malaysia sebagai wujud penguatan kerja sama internasional, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

“KKN internasional ini sudah menjadi program berkelanjutan di UPGRIS. Kali ini kami berkolaborasi dengan mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia,” ujar Prof. Wiyaka saat ditemui di Jatirejo, Kamis (15/1/2026).

Surya Panel Desa Wisata Jatirejo
Salah satu dosen pembimbing UPGRIS Mega Novita menyerahkan surya panel kepada salah satu pengelola desa wisata Jatirejo di Aula Kelurahan Jatirejo, Kamis (15/1/2026). (Foto: JN)

Ia menjelaskan, penetapan Kelurahan Jatirejo sebagai lokasi KKN didasarkan pada hasil kajian dan survei yang dilakukan oleh Pusat KKN dan Pemberdayaan Masyarakat di bawah naungan LPPM UPGRIS. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa Jatirejo memiliki potensi yang sesuai dengan program kerja mahasiswa.

“Pemilihan lokasi ini sudah melalui proses survei yang matang. Selama satu minggu pelaksanaan, seluruh program yang dirancang dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat, mahasiswa UPGRIS dan UTM menyerahkan bantuan panel surya yang diperuntukkan bagi pengembangan desa wisata Jatirejo. Panel surya tersebut merupakan hasil karya mahasiswa dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung fasilitas penerangan serta aktivitas wisata di wilayah tersebut.

“Panel surya ini merupakan produk inovasi mahasiswa. Kami berharap ini menjadi langkah awal kontribusi kami dalam mendukung pengembangan desa wisata,” tambah Prof. Wiyaka.

Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Kunjungan Edukasi ke Peternakan Dusun Krajan

Menurutnya, pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya diharapkan mampu mendorong kemajuan desa wisata Jatirejo, meningkatkan daya tarik wisata, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain program fisik, mahasiswa UTM Malaysia juga turut mendokumentasikan berbagai potensi desa wisata Jatirejo. Dokumentasi tersebut akan dipublikasikan melalui media yang mereka miliki sebagai upaya promosi agar desa wisata Jatirejo semakin dikenal luas.

“Mudah-mudahan cita-cita masyarakat Jatirejo untuk menjadi desa wisata yang dikenal secara nasional hingga internasional dapat terwujud,” jelasnya.

Sementara itu, penerimaan bantuan solar panel diserahkan melalui Sekretaris kelurahan Jatirejo Dhidhik Budi Utami, SE, M.Si didampingi oleh para pengelola desa wisata.

Dalam sambutannya, Bu Dhidhik sapaan akrabnya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Semoga bantuan solar panel ini benar-benar bermanfaat demi kemajuan Desa Wisata Jatirejo, sesuai tagline kami adalah Jatirejo Mendunia, artinya desa wisata disini bisa benar-benar dikenal tidak hanya nasional tetapi Internasional,” tegasnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN