25 C
Semarang
, 11 Maret 2026
spot_img

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Jadi Penyuluh ILP bagi Lansia di Posyandu Desa Tambi

ILP merupakan program pemantauan kesehatan yang dicanangkan oleh Kecamatan Kejajar dan dilaksanakan secara rutin di setiap desa.

Wonosobo, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MMK UIN Walisongo Semarang Posko 2 berperan aktif sebagai penyuluh dalam kegiatan Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi lansia di Posyandu RW 09, Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Selasa (20/01/2026).

ILP merupakan program pemantauan kesehatan yang dicanangkan oleh Kecamatan Kejajar dan dilaksanakan secara rutin di setiap desa.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan warga secara berkala sekaligus memberikan edukasi kesehatan, khususnya bagi kelompok lanjut usia.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ILP di Desa Tambi diselenggarakan oleh Puskesmas setempat.

Para lansia terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah dan kondisi umum tubuh.

Hasil pemeriksaan tersebut kemudian disampaikan langsung kepada peserta oleh petugas puskesmas.

Usai pemeriksaan kesehatan, mahasiswa KKN MMK Posko 2 UIN Walisongo mengisi sesi penyuluhan kesehatan.

Materi yang disampaikan berfokus pada penyakit asam urat dan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang kerap dialami oleh lansia. Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Integrasi Layanan Primer merupakan kegiatan rutin yang dilakukan puskesmas untuk memonitoring kesehatan warga desa secara berkala, biasanya sebulan sekali setiap tanggal 20 atau 21.

Tim KKN Posko 2 diberi kesempatan untuk memberikan penyuluhan terkait penyakit asam urat.

“Antusiasme warga sangat tinggi, bahkan banyak yang bertanya mengenai penyakit lain seperti asma, maag, serta pola hidup sehat,” ujar Lala, salah satu anggota Tim KKN UIN Walisongo.

Peserta penyuluhan mengaku kegiatan ini memberikan manfaat yang besar.

“Edukasi yang diberikan sangat membantu karena menambah pemahaman kami. Kami jadi tahu bahwa aktivitas fisik, pola makan, dan asupan gizi sangat mempengaruhi kesehatan tubuh,” ujar lansia yang mengikuti kegiatan.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, mahasiswa KKN MMK UIN Walisongo berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Tambi akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN