28 C
Semarang
, 31 Januari 2026
spot_img

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kunjungi UMKM Konveksi Jeans R-GO Denim di Desa Kepuh

UMKM R-GO Denim mampu memproduksi minimal 2.000 potong jeans per minggu dengan wilayah pemasaran utama Jakarta dan Pekalongan.

Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang Posko 6 mengunjungi UMKM Konveksi Jeans R-GO Denim di RT 01/RW 01 Dukuh Tegalwareng, Desa Kepuh, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (28/01/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari observasi lapangan untuk perencanaan pembuatan plang penunjuk arah UMKM sekaligus melihat secara langsung proses produksi konveksi jeans di Desa Kepuh.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari alur produksi jeans yang dilakukan melalui proses penjahitan bahan mentah di lokasi usaha.

Sementara itu, proses pengemasan produk dilakukan di Jakarta dan Pekalongan sebelum didistribusikan ke pasar.

UMKM R-GO Denim mampu memproduksi minimal 2.000 potong jeans per minggu dengan wilayah pemasaran utama Jakarta dan Pekalongan.

Mandor konveksi, Woto, menyampaikan bahwa sistem pemesanan dilakukan dalam jumlah besar.

“Pemesanan minimal mencapai 60 lusin, sedangkan model disesuaikan dengan permintaan konsumen,” ujarnya.

Usaha konveksi ini mempekerjakan sekitar 25 karyawan dengan jam kerja sekitar 12 jam per hari.

Sebagian besar karyawan telah memiliki pengalaman di bidang konveksi, sehingga mampu menjaga kualitas produksi.

Harga produk jeans yang dihasilkan berkisar antara Rp7.000 hingga Rp25.000 per produk, tergantung jenis dan model.

Meski permintaan pasar cukup tinggi, proses pengiriman terkadang mengalami kendala akibat kerusakan alat produksi dan keterbatasan tenaga kerja.

Terkait pengelolaan limbah, sisa kain yang masih utuh dijual kembali kepada penampung yang membutuhkan.

Sementara itu, limbah kain berukuran kecil dan tercampur sampah dibiarkan sebagai limbah sisa produksi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memperoleh gambaran langsung mengenai peran UMKM konveksi dalam mendukung perekonomian masyarakat Desa Kepuh.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan program pendampingan UMKM yang lebih tepat sasaran

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN