SEMARANG, Jatengnews.id – Film horor KAFIR, Gerbang Sukma menghantui penonton Semarang mulai 29 Januari 2026.
Sekuel produksi Starvision ini menuai antusiasme tinggi karena menghadirkan teror balas dendam, dosa kelam masa lalu, serta eksplorasi horor yang lebih ekstrem dibanding film pertamanya.
Disutradarai Azhar Kinoi Lubis, film ini hadir delapan tahun setelah KAFIR: Bersekutu dengan Setan (2018) yang sebelumnya menuai pujian kritis.
Kali ini, Kinoi menaikkan level horor dengan sentuhan gore, ritual gelap, dan drama keluarga yang lebih mencekam, membuat film ini menjadi salah satu tontonan horor paling dinanti awal 2026.
Cerita berfokus pada Sri (Putri Ayudya) yang mencoba menata kembali hidupnya bersama Dina (Nadya Arina), Andi (Rangga Azof), dan Rani (Asha Assuncao). Kepulangan mereka untuk menjenguk ibu Sri yang sakit keras justru membuka kembali luka lama.
Dosa masa lalu yang selama ini disembunyikan Sri bangkit dan berubah menjadi ancaman nyata bagi seluruh keluarganya.
Antusiasme penonton juga dipicu oleh kembalinya Indah Permatasari ke semesta KAFIR. Kehadirannya membawa kejutan sekaligus konflik baru yang memperkuat nuansa balas dendam. Ancaman ilmu hitam semakin intens dengan munculnya karakter-karakter baru yang membuat cerita kian kompleks.
Selain horor yang lebih brutal, KAFIR, Gerbang Sukma juga mempertebal sisi drama dengan pendekatan yang lebih empatik. Naskah yang ditulis Upi bersama Dea April menggali konflik batin para karakter, sekaligus menyoroti bagaimana dendam dan hati yang gelap bisa menghancurkan sebuah keluarga secara turun-temurun.
Didukung jajaran pemain Putri Ayudya, Rangga Azof, Nadya Arina, Indah Permatasari, Asha Assuncao, Arswendi Bening Swara, Muthia Datau, Sujiwo Tejo, Nova Eliza, Teddy Syach, hingga Fuad Idris, film ini menjanjikan pengalaman horor yang intens dan emosional.
Film KAFIR, Gerbang Sukma tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026. Bagi penonton Semarang, film ini menjadi pilihan wajib bagi pencinta horor yang siap menguji adrenalin sekaligus menyelami sisi kelam manusia. (03)






