28 C
Semarang
, 19 Maret 2026
spot_img

Fokus Generasi Muda, KKN UNDIP Perkuat Literasi dan Motivasi Belajar Remaja Desa Wangandowo

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai strategi jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan.

Pekalongan, JatengNews.id– Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menjalankan Program Multidisiplin 2 yang berfokus pada Penguatan Literasi dan Motivasi Belajar Remaja Desa di Desa Wangandowo, Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/01/2025).

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai strategi jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan.

Program dirancang untuk menjawab rendahnya minat baca serta minimnya perencanaan masa depan di kalangan remaja desa, yang dinilai berkontribusi terhadap kemiskinan struktural.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan pendekatan interdisipliner dengan memanfaatkan keahlian mahasiswa dari berbagai fakultas.

Di bidang kesehatan remaja, Fadhilah Enggarwati dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) bersama Nella Sianturi dari Fakultas Teknik (FT) menyusun dan menyampaikan materi edukasi terkait bahaya rokok, minuman keras, narkoba, serta pergaulan bebas.

Edukasi tersebut disampaikan kepada siswa tingkat SMP melalui penyuluhan langsung dan media poster yang informatif.

Sementara itu, penguatan motivasi belajar dan perencanaan karier dilakukan oleh Rafi Syahreza (FT) dan Rista Natasya Emeralia (FEB).

Rafi memberikan materi tentang penyusunan dream map dan motivasi karier guna membantu siswa mengenali potensi diri serta minat.

Adapun Rista membekali siswa dengan pelatihan keterampilan pengembangan diri, peningkatan semangat belajar, serta modul pembelajaran bahasa Inggris mandiri.

“Kami berusaha memperluas wawasan mereka agar memiliki keberanian untuk merencanakan masa depan yang lebih baik,” ujar Rista.

Program ini juga melengkapi kegiatannya dengan edukasi efisiensi energi oleh Euwan Zamzara M.P. dari Sekolah Vokasi, Program Studi Teknik Listrik Industri.

Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta tentang penggunaan listrik yang hemat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Dimas Pasha Putra Arif dari Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, menghadirkan pendekatan holistik dalam penguatan literasi dan motivasi belajar.

Ia menekankan bahwa proses pembelajaran tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga mencakup pengembangan karakter serta perluasan wawasan budaya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para remaja Desa Wangandowo tidak hanya memperoleh pengetahuan kesehatan, tetapi juga keterampilan hidup dan alat perencanaan karier.

Mahasiswa KKN UNDIP berharap, program ini mampu mendorong perubahan pola pikir generasi muda agar lebih percaya diri, berdaya saing, serta memiliki tekad kuat untuk menggapai cita-cita.

Ke depan, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN