Batang, JatengNews.id Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 Posko 5 menggelar pelatihan hidroponik bertajuk Greenponik bersama ibu-ibu PKK Desa Donorejo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan KKN UIN Walisongo ini bertujuan memperkenalkan hidroponik sebagai alternatif pertanian modern yang dapat melengkapi pertanian konvensional di wilayah pedesaan.
Desa Donorejo dikenal memiliki lahan pertanian yang luas dan produktif.
Melalui program Greenponik, mahasiswa KKN memperkenalkan sistem hidroponik sebagai metode pertanian yang efisien, berbiaya relatif terjangkau, ramah lingkungan, serta menggunakan lahan terbatas.
Pelatihan tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Donorejo.
Mahasiswa KKN mengawali kegiatan dengan menyampaikan materi tentang konsep dasar hidroponik, keunggulan metode hidroponik, serta tahapan budidaya mulai dari penanaman hingga masa panen.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik pembuatan instalasi hidroponik menggunakan media galon bekas.
Salah satu peserta, Khaerowati, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut karena dinilai praktis dan berpotensi berkelanjutan.
“Program ini sangat bagus karena dapat diterapkan di halaman rumah tanpa lahan luas. Air galon hidroponik juga bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele,” ujarnya.
Selain memberikan keterampilan teknis, pelatihan ini juga mendorong peran aktif ibu-ibu PKK dalam pengembangan sektor pertanian desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Mahasiswa KKN menilai keterlibatan perempuan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan program pertanian berbasis keluarga.
Koordinator Desa Donorejo, Gentur, menyampaikan bahwa program Greenponik menjadi upaya inovatif dalam mengenalkan pertanian modern kepada masyarakat desa.
“Melalui hidroponik, kami berharap warga dapat menanam sayuran secara efisien tanpa bergantung pada lahan luas, sekaligus memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik demi mendukung ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Melalui pelatihan hidroponik ini, mahasiswa KKN-MIT 21 Posko 5 berharap masyarakat Desa Donorejo semakin terbuka terhadap inovasi pertanian masa kini.
Mahasiswa KKN mendorong warga mengombinasikan potensi lahan yang dimiliki dengan metode pertanian modern.
Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung keberlanjutan desa.






