26 C
Semarang
, 7 Februari 2026
spot_img

Strategi Jitu UPGRIS: Lulusan Raih Pekerjaan Hanya dalam 3 Bulan

Rata-rata alumni universitas ini berhasil mendapatkan pekerjaan hanya dalam waktu tiga bulan setelah resmi menyandang gelar sarjana.

SEMARANG, Jatengnews.id – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membuktikan kualitas pendidikannya melalui daya serap lulusan yang tinggi di dunia kerja. Rata-rata alumni universitas ini berhasil mendapatkan pekerjaan hanya dalam waktu tiga bulan setelah resmi menyandang gelar sarjana.

Rektor UPGRIS, Sri Suciati, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi kampus dalam membekali mahasiswa dengan kesiapan karier. Program pembekalan tersebut mencakup pelatihan dunia kerja, penguatan kompetensi, hingga magang terstruktur.

“Kami melatih mahasiswa menjelang kelulusan agar mereka siap menghadapi realitas dunia kerja. Harapannya, lulusan UPGRIS jauh lebih mudah terserap di berbagai sektor industri,” ujar Sri Suciati di sela Wisuda ke-82 di Balairung UPGRIS, Kamis (5/2/2026).

Sertifikasi Kompetensi Jadi Nilai Tambah

Tak sekadar ijazah, UPGRIS juga memperkuat daya saing lulusannya melalui sertifikasi kompetensi. Pada wisuda periode ini, lebih dari 300 wisudawan telah mengantongi sertifikat resmi yang memvalidasi keahlian profesional mereka di bidang masing-masing.

“Sertifikat ini menjadi bukti otentik atas keterampilan dan profesionalisme lulusan kami. Ini adalah nilai tambah besar di mata perusahaan,” tambah sang Rektor.

Selain menyiapkan pencari kerja yang kompeten, UPGRIS terus mendorong lahirnya wirausahawan muda. Melalui kurikulum yang menekankan inovasi dan kemandirian, kampus ingin mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja baru secara kreatif.

Inovasi Lulus Tanpa Skripsi

Wisuda ke-82 ini mencatatkan sejarah dengan jumlah peserta terbanyak dibanding periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya, yakni mencapai 614 wisudawan.

Satu hal yang menarik perhatian adalah adanya 119 lulusan yang lulus tanpa skripsi. Sebagai gantinya, mereka menyelesaikan tugas akhir berupa karya tulis ilmiah yang sukses menembus publikasi di jurnal-jurnal bereputasi.

“Momen wisuda adalah hasil perjuangan selama lebih dari tiga setengah tahun. Kami berkomitmen memberikan prosesi yang penuh kenangan dan kesan mendalam bagi para lulusan sebagai penanda pencapaian akademik mereka,” tutup Sri Suciati. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN