26 C
Semarang
, 10 Februari 2026
spot_img

Bank Indonesia Pacu Pertanian Berkelanjutan Lewat Peluncuran Buku Pedoman CSA–Biochar

Bank Indonesia Jateng mendukung ketahanan pangan dengan peluncuran buku pedoman pertanian berkelanjutan berbasis teknologi.

SEMARANG, Jatengnews.id – Bank Indonesia memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan transisi ekonomi hijau melalui peluncuran Buku Pedoman Implementasi Model Bisnis Pertanian Berkelanjutan berbasis teknologi Climate Smart Agriculture (CSA)–Biochar.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kementerian Pertanian dan Universitas Diponegoro sebagai wujud sinergi lintas lembaga dalam pengembangan sektor pertanian berkelanjutan.

Peluncuran buku pedoman tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam mendorong pertanian yang produktif, efisien, dan rendah emisi, sekaligus berkontribusi pada pengendalian inflasi pangan dan penguatan kesejahteraan petani.

Buku ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi pemangku kepentingan dan pelaku usaha pertanian dalam mengimplementasikan CSA berbasis biochar secara berkelanjutan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Andi Reina Sari menegaskan bahwa Jawa Tengah memiliki posisi strategis dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya agenda swasembada pangan nasional.

Menurutnya, peningkatan produktivitas pangan, efisiensi produksi, serta peningkatan kesejahteraan petani memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan sektor keuangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Produk Tanaman Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kus Prisetiahadi, menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam memperkuat daya saing sektor pertanian nasional.

Buku pedoman CSA–Biochar kemudian secara resmi diluncurkan oleh Direktur Departemen Ekonomi-Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Kurniawan Agung, yang menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendorong implementasi pertanian berkelanjutan dan rendah emisi di berbagai daerah.

Diseminasi buku pedoman dilanjutkan melalui talkshow yang menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, Kementerian Pertanian, serta LPPM Universitas Diponegoro. Bank Indonesia menekankan pentingnya penerapan teknologi pertanian adaptif dan ramah lingkungan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan, stabilitas harga, dan pengelolaan risiko perubahan iklim di sektor pertanian.

Kolaborasi pengembangan model bisnis pertanian berkelanjutan berbasis CSA–Biochar yang didukung Bank Indonesia telah berlangsung sejak 2025, termasuk melalui kegiatan percontohan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan produktivitas padi sebesar 6,3 persen, disertai perbaikan kualitas tanah dan efisiensi penggunaan input pertanian.

Ke depan, Bank Indonesia berharap buku pedoman ini dapat menjadi acuan nasional dalam mereplikasi dan memperluas penerapan CSA–Biochar di berbagai wilayah, guna memperkuat ketahanan pangan, mendukung ekonomi hijau, serta mendorong sistem pertanian nasional yang berkelanjutan. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN