JAKARTA, Jatengnews.id – Konsistensi Bank Jateng dalam membangun layanan perbankan yang berorientasi pada nasabah kembali berbuah manis. Pada ajang 9th Satisfaction, Loyalty, & Engagement (SLE) Awards 2026) yang berlangsung di The St.
Regis, Jakarta, Kamis (22/1/2026), Bank Jateng sukses meraih penghargaan The 3rd Best Region Bank in Net Promoter Score (NPS), sebuah indikator penting atas loyalitas dan kepercayaan nasabah.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, yang menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penerapan tata kelola perusahaan yang disiplin dan berkelanjutan.
“Pengakuan ini menjadi bukti bahwa upaya kami dalam menjaga prinsip kehati-hatian serta meningkatkan kualitas layanan benar-benar dirasakan oleh nasabah. Skor NPS yang tinggi mencerminkan kepuasan sekaligus kepercayaan nasabah untuk merekomendasikan Bank Jateng kepada pihak lain. Hal ini akan terus kami perkuat melalui manajemen risiko yang solid dan keterbukaan informasi,” jelas Erik.
SLE Awards 2026 sendiri diberikan berdasarkan riset menyeluruh terhadap tingkat kepuasan, loyalitas, dan keterikatan emosional nasabah. Dalam penilaian tersebut, Bank Jateng dinilai unggul berkat kemampuannya menghadirkan layanan perbankan yang cepat, responsif, dan solutif, serta pendekatan yang membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah di berbagai segmen.
Tak hanya itu, Bank Jateng juga mencatatkan kinerja positif dalam Rating BUMD Keuangan versi The Asian Post. Penilaian tersebut menyoroti kekuatan Bank Jateng pada sejumlah aspek strategis, antara lain:
Permodalan yang kokoh*sebagai penopang utama pertumbuhan dan keberlanjutan usaha.
Efisiensi operasional yang mencerminkan manajemen yang sehat dan akuntabel.
Daya tahan (resiliensi) dalam menjaga kinerja di tengah dinamika industri perbankan nasional.
Dengan kombinasi permodalan yang kuat dan tingkat loyalitas nasabah yang tinggi, Bank Jateng semakin memantapkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra finansial tepercaya bagi masyarakat di tahun 2026. (03)








