Sragen, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program pemetaan persebaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan mendukung pendataan UMKM desa secara sistematis sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal.
Program tersebut berangkat dari belum tersedianya data spasial yang mampu memvisualisasikan lokasi UMKM secara menyeluruh di Desa Ngargotirto.
Selama ini, desa belum memiliki peta atau basis data terpadu yang memuat informasi lokasi dan jenis UMKM yang berkembang di wilayahnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNDIP melakukan survei lapangan dengan mendatangi langsung lokasi UMKM yang tersebar di sejumlah dusun.
Kegiatan ini meliputi pengambilan titik koordinat usaha, pendataan jenis UMKM, serta dokumentasi aktivitas ekonomi masyarakat.
Selanjutnya, mahasiswa mengolah data hasil survei menggunakan teknologi SIG hingga menghasilkan peta digital persebaran UMKM yang informatif dan mudah dipahami.
Peta tersebut menampilkan berbagai jenis UMKM, mulai dari usaha produksi pangan, kerajinan, hingga jasa, yang menjadi bagian penting dari roda perekonomian Desa Ngargotirto.
Peta persebaran UMKM ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media informasi desa sekaligus menjadi referensi pendukung dalam perencanaan dan pengembangan UMKM di masa mendatang.
Visualisasi data spasial juga diharapkan memudahkan pemerintah desa dalam menentukan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Perangkat Desa Ngargotirto menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam pemanfaatan teknologi geospasial.
Pemerintah desa berharap peta persebaran UMKM tersebut dapat terus diperbarui dan digunakan sebagai basis data desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menunjukkan bahwa penerapan teknologi SIG tidak hanya bermanfaat dalam konteks akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa dan pengembangan potensi ekonomi lokal.








