30 C
Semarang
, 10 Februari 2026
spot_img

Wujudkan Generasi Bebas Stunting, KKN UIN Walisongo Gelar Penyuluhan “Isi Piringku” di Desa Sukorejo

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan konsep Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) UIN Walisongo Semarang Posko 14 menggelar penyuluhan gizi bertema “Isi Piringku: Anak Sehat Tanpa Stunting” , Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini berlangsung di GOR Balai Desa Sukorejo, Dukuh Bandungan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, dengan peserta ibu-ibu wali murid RA serta KB/PAUD Desa Sukorejo.

Penyuluhan gizi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu, mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada anak sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai langkah pencegahan stunting.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan konsep Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh pembawa acara (MC), kemudian Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN-MIT UIN Walisongo Posko 14, Firman Rizky, menyampaikan sambutan.

Ia menegaskan bahwa stunting masih menjadi permasalahan serius yang membutuhkan perhatian bersama serta menekankan peran penting keluarga dalam pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

Materi penyuluhan disampaikan oleh pemateri dari Program Studi Gizi, yaitu Ratu Gita, Firmansyah, dan Finazahra.

Para pemateri menjelaskan konsep 1.000 HPK, pengertian serta dampak stunting, dan penerapan pedoman Isi Piringku yang mencakup porsi makanan pokok, lauk berprotein, sayur, dan buah secara seimbang.

Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami peserta.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan ibu-ibu wali murid dalam sesi tanya jawab dan diskusi.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya asupan gizi yang cukup dan seimbang bagi anak, khususnya pada masa emas pertumbuhan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, pemateri, dan seluruh peserta.

Penyuluhan ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo Semarang dalam mendukung program pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Sukorejo.

Melalui penyuluhan gizi bertema “Isi Piringku: Anak Sehat Tanpa Stunting”, mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo Semarang Posko 14 mendorong masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang sejak 1.000 HPK.

Upaya ini diharapkan mampu membentuk generasi anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN