27 C
Semarang
, 11 Februari 2026
spot_img

KKN UPGRIS Edukasi BTP dan Standarisasi Kemasan, Dorong UMKM Tlogosari Wetan Naik Kelas

Materi tersebut dinilai relevan untuk membantu UMKM meningkatkan profesionalisme dan daya saing produk.

Semarang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 35 Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) mendorong peningkatan kualitas produk UMKM melalui sosialisasi Bahan Tambahan Pangan (BTP) dan standarisasi kemasan di Kelurahan Tlogosari Wetan, Kota Semarang, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan bertema “Menjadi Konsumen Cerdas dengan Membaca dan Memahami Label Pangan” ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keamanan pangan, pencantuman label yang benar, serta teknik pengemasan produk sesuai standar.

Sosialisasi berlangsung di Balai Kelurahan Tlogosari Wetan dan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM setempat.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai perbaikan desain kemasan, informasi label pangan, hingga strategi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Hadir sebagai narasumber, Ibu Iffah Muflihati, S.TP., M.Sc., akademisi dan praktisi di bidang pangan.

Ia menjelaskan penggunaan BTP yang aman sesuai regulasi, pentingnya label pangan yang informatif, serta teknik pengemasan produk yang menarik dan sesuai standar.

Materi tersebut relevan untuk membantu UMKM meningkatkan profesionalisme dan daya saing produk.

Plt. Lurah Tlogosari Wetan, Ibu Lia Endiwati, S.E., membuka kegiatan secara resmi. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UPGRIS yang menghadirkan edukasi praktis bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, peningkatan kualitas kemasan dan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan menjadi kunci agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS mendorong pelaku UMKM di Tlogosari Wetan untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh.

Mereka menargetkan peningkatan kualitas produk, perluasan jangkauan pasar, serta penguatan daya saing ekonomi lokal.

Pendampingan dan edukasi berkelanjutan dinilai penting agar UMKM semakin maju, profesional, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN