Semarang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN_ Kelompok 35 Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) mengedukasi masyarakat Tlogosari Wetan tentang pentingnya keamanan pangan melalui sosialisasi Bahan Tambahan Pangan (BTP) dan pemahaman label produk, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan bertema “Menjadi Konsumen Cerdas dengan Membaca dan Memahami Label Pangan” ini berlangsung di Balai Kelurahan Tlogosari Wetan, Kota Semarang.
Mahasiswa KKN UPGRIS menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat agar lebih selektif dalam memilih dan mengonsumsi produk pangan yang aman.
Hadir sebagai narasumber, Ibu Iffah Muflihati, S.TP., M.Sc., pakar teknologi pangan. Ia menjelaskan bahwa penggunaan BTP diperbolehkan selama sesuai dengan jenis dan takaran yang telah ditetapkan dalam regulasi.
Namun, penggunaan bahan tambahan yang tidak sesuai aturan atau mengandung zat berbahaya dapat menimbulkan risiko kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, reaksi alergi, hingga penyakit jangka panjang.
Selain membahas keamanan BTP, narasumber juga memberikan edukasi tentang cara membaca label pangan dengan benar.
Peserta diajak memahami informasi komposisi, izin edar, tanggal kedaluwarsa, serta kandungan bahan dalam produk makanan dan minuman.
Pengetahuan ini penting agar masyarakat dapat melindungi diri dan keluarga dari konsumsi pangan yang tidak aman.
Sekitar 40 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM Tlogosari Wetan mengikuti kegiatan dengan antusias.
Mereka aktif berdiskusi mengenai ciri-ciri produk pangan yang aman, jenis BTP yang diizinkan, serta bahaya penggunaan bahan tambahan ilegal.
Plt. Lurah Tlogosari Wetan, Ibu Lia Endiwati, S.E., membuka kegiatan secara resmi dan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UPGRIS.
Ia menilai edukasi keamanan pangan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengolah maupun mengonsumsi produk pangan secara bijak.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap masyarakat semakin memahami bahwa keamanan pangan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan.
Dengan memahami fungsi BTP dan informasi label produk, masyarakat dapat menerapkan pola konsumsi yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Mahasiswa KKN UPGRIS berharap, kegiatan ini mampu mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih peduli terhadap keamanan dan kualitas pangan.
Hal inj juga sekaligus mendukung gaya hidup sehat di tengah masyarakat Tlogosari Wetan.








